KALIANDA (Lampost.co)--Plt Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto prihatin dengan kondisi pasar tradisional di Desa Palasjaya, Kecamatan Palas, Lampung Selatan. Pasalnya, pasar yang digelar setiap Jum'at itu dinilai tidak tertata dengan baik. 

"Saya prihatin melihat kondisi pasar tradisional ini. Saya lihat lahan yang begitu luas, tapi tidak tertata dengan baik. Bahkan, bangunannya banyak yang rusak," kata Nanang usai mengecek persiapan Pilkades di Desa Palasjaya, Selasa (25/6/2019).
Menurut Nanang, pihaknya dalam waktu dekat akan membahas soal pasar tradisional tersebut. Ia berkeinginan pasar itu tertata dan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan ekomomi kerakyatan.



"Ya, dalam waktu dekat akan bahas di Kabupaten. Ini sebenarnya tidak sengaja saya lihat ketika memantau persiapan Pilkades di Desa Palasjaya," kata dia. 
Menurutnya, keberadaan pasar tersebut harus dikembangkan dan ditingkatkan lagi untuk membantu roda perekonomian masyarakat. "Jangan adanya toko waralaba dan lainnya saja. Justru, ekonomi kerakyatan itu adanya di pasar tradisional ini," jata dia. 

Sementara itu, Pjs Kepala Desa Palasjaya M. Idrus melalui Sekretaris Desa Edi Sutardi mengatakan pasar tradisional dengan luas sekitar 8.000 meter persegi itu dikelola oleh Pemkab Lamsel. Dimana, fasilitas saat ini tersedia los kios rolling door sebanyak 40 unit dan los kios terbuka sebanhak 165 unit. 
"Keberadaan pasar ini sudah lama. Tapi, sudah dikelola oleh Pemkab Lamsel. Kondisi sekarang memang banyak los kios rolling door tidak terpakai. Bahkan, banyak bangunan yang sudah rusak," kata dia.

loading...

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR