BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Hasil uji lab terhadap sampel ditemukannya unggas atau ayam milik warga mati secara tiba-tiba di Kelurahan Campangjaya, Kecamatan Sukabumi, Bandar Lampung, oleh Dinas Pertanian Kota ternyata postif  flu burung atau terinfeksi visus vistus H5NI. 

Pada hasil uji lab yang telah dapat diketahui hari ini, menunjukkan bahwa sampel yang diperiksa sebelumnya adalah positif memiliki virus H5N1 atau flu burung, kata Kepala Dinas Pertanian Kota Bandar Lampung, Agustini, kepada Lampost.co.  Ia mengatakan, bahwa hasil lab dari sampel yang sebelumnya dilakukan uji lab menunjukkan bahwa positif flu burung. 



Dengan telah diketahuinya hasil lab tersebut, maka Dinas setempat mengharapkan agar masyarakat tetap waspada terutama bagi yang memiliki unggas atau ayam peliharaan untuk selalu memperhatikan kebersihan kandang dan lingkungan. 

“Sebelumnya juga sudah kita lakukan tes kit di lapangan juga positif maka jelas ini harus diwaspadai oleh masyarakat. Di lokasi pun sebelumnya ayam yang mati kita bakar dan kubur, kemudian ditambah penyemprotan disinfektan sekitar kandang warga radius 100 meter,” ujar Agustini, Selasa (12/2/2019).  

Selain hal itu, Dinas setempat telah mengirimkan surat pemberitahuan ke seluruh Camat untuk mengantisipasi lingkungan warganya yaitu dengan membersihkan kandang ayam peliharaan. “Ayam jangan diliarkan, dan bila memang perlu ada vaksinasi kami siap turun,” lanjutnya.  

Tidak hanya itu, terhadap para pedagang ayam dipasaran pun menjadi perhatian, dengan memberikan sosialisasi untuk tidak menjual ayam mati secara tiba-tiba yang ditakutkan sudah terinfeksi virus flu burung. 

“Bahkan pasar-pasar juga kami semprot, para pedagang ayam juga kami sosialisasikan. Kami tiap hari lakukan pemeriksaan,” kata dia. 

loading...

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR