GUNUNGSUGIH (lampost.co) -- Membentuk generasi Qurani, Bupati Lampung Tengah mencanangkan Gerakan Lampung Tengah Mengaji. Perdana, gerakan ini diselenggarakan di Gedung Sesat Nuwo Balak, Senin (25/12/2017) dan diikuti ribuan jemaah muslim di Lampung Tengah. 
Acara tersebut juga dimotori organisasi Persaudaraan Muslimah (PD Salimah) Lampung. Berbagai tokoh agama hadir berpartisipasi mengikuti Gerakan Mengaji tersebut. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Alquran, lalu penampilan sejumlah hafiz cilik dan pemberian penghargaan kepada hafiz serta guru mengaji. 
Tak hanya itu, kedua putra Bupati Mustafa, yakni M. Shultan Jasir Mustafa dan M. Shultan Arkan Mustafa juga tampil membacakan lantunan ayat suci Alquran. Hadir pula Ustaz Ahmad Jajuli, Lc., yang memberikan pencerahan ilmu agama kepada para jemaah. 
Dalam sambutannya, Mustafa mengatakan Gerakan Lampung Tengah Mengaji harus dilestarikan untuk melahirkan generasi Qurani, yakni generasi yang rajin membaca Alquran dan mengamalkannya. Gerakan telah dikembangkan melalui sekolah-sekolah, pondok pesantren, dan masyarakat. 
“Di sekolah, sebelum memulai aktivitas belajar para siswa diwajibkan membaca iqra ataupun Alquran selama 15 menit. Selain itu kami mengeluarkan Perbup Wajib Tes Baca Alquran  bagi siswa yang hendak masuk SMP dan SMA. Kami telah melahirkan 6.400 hafiz Quran dari kalangan siswa,” paparnya. 
Menurut Mustafa, pendidikan yang berkarakter serta penanaman nilai-nilai keimanan penting diterapkan untuk membentengi generasi muda di Lampung Tengah. “Ini adalah fondasi yang harus kita tanamakan agar anak-anak kita dari narkoba maupun pergaulan-pergaulan negatif di luaran sana,” ungkap Mustafa.
Selain itu, kata dia, orang tua juga perlu meluangkan waktunya untuk mendampingi putra dan putrinya saat mengaji. Harapannya, masyarakat di Kabupaten Lampung Tengah, khususnya yang beragama Islam menjadi orang saleh, serta mengetahui makna mengaji.
Sementara itu Ketua PD Salimah Provinsi Lampung, Resna Nenden menerangkan, acara Lamteng mengaji diikuti sekitar 2.500 jamaah muslim khususnya ibu-ibu yang tergabung dalam organisasi Salimah. Ia percaya dengan Gerakan Lamteng Mengaji akan dapat melahirkan generasi yang agamais. 
“Saya apresiasi sekali dengan pak Bupati Mustafa yang begitu peduli dengan pembangunan moral dan spiritual masyarakat Lampung Tengah khususnya generasi muda. Saya harapan gerakan ini bisa dilaksanakan secara berkesinambungan hingga melahirkan masyarakat yang agamais,” pungkasnya.

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR