GUNUNG SUGIH (Lampost.co) – Peringatan hari Tahun Baru Islam 1438 Hijriah di Kampung Sritejokencono, Lampung Tengah, berlangsung meriah dengan kehadiran Bupati Lampung Tengah Mustafa dan Ustaz Wijayanto, Rabu (4/10/2017). 
Berlangsung di lapangan Kampung Sritejikencono, Ustaz Wijayanto menjadi bintang utama dalam acara yang dihadiri mulai dari ibu-ibu, bapak-bapak, dan anak-anak dari berbagai kecamatan di Lampung Tengah.
Ustaz kondang dari Jakarta yang terkenal dengan ceramah dan humor cerdasnya ini,  rupanya memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat Lampung Tengah. Di mana, ceramahnya yang dicampur dengan komedi yang kritis, sesuai dengan realita yang ada serta selalu berinteraksi dengan hadirin. 
Pada kesempatan itu Ustaz Wijayanto menyampaikan tausyiahnya tentang kematian. Dengan gaya khasnya yang humoris, ustaz kondang asal Yogyakarta ini mengingatkan jemaah agar ingat mati.
“Kematian bisa datang menghampiri siapa saja. Tidak harus menunggu sakit atau menunggu tua. Jadi sering-seringlah mengingat mati. Betul apa betul?” ujar ustaz disambut teriakan “betul” oleh para audiens.
Ustaz yang mengaku mendalami ilmu psikologi ini juga menghibur penonton dengan permainan-permainan yang melatih konsentrasi pikiran di antara para hadirin dan kekuatan dalam mengekang hawa nafsu sesuai dengan tata aturan yang berlaku.
Bisa hadir di tengah-tengah masyarakat Lampung Tengah, Ustaz Wijayanto mengaku senang, bahkan berharap bisa hadir di Lampung Tengah sesering mungkin. “Saya akan dengan senang hati jika diundang Pak Bupati Kece ke Lampung Tengah. Sebulan tiga kali tidak masalah,” selorohnya.
Sementara itu, Bupati Mustafa mengatakan pada peringatan Tahun Baru Islam 1439 H, Lampung Tengah kedatangan empat ustaz kondang, yakni Ustaz Mumuy, Ustaz Wijayanto, Ustazah Mamah Dedeh, dan Ustaz M. Maulana.
“Kehadiran para ustaz kondang diharapkan bisa membawa pencerahan bagi kita semua dari sisi spiritual. Selain itu meningkatkan ukhwuah Islamiyah antarsesama umat muslim di Lampung Tengah, menumbuhkan rasa persaudaraan dan persatuan umat," ungkapnya.  
Pada kesempatan itu, Bupati Ronda ini juga menyosialisasikan sejumlah program pemerintah yang tengah dijalankan, mulai dari dari pembangunan jalan kampung terpanjang 704,26 kilometer, program Kampung Eentrepreneur Creative (Kece) untuk mengentas pengangguran, program keamanan lewat ronda dan sejumlah program lainnya.
"Saat ini Lampung Tengah sedang gencar-gencarnya membangun. Tak hanya fisik, tetapi juga sumber daya manusianya. Linmas, RT, ibu-ibu PKK dan pemuda, semua kita berdayakan. Saya harap semangat ini diikuti dengan keinginan masyarakat untuk berubah dan maju. Saya juga apresiasi sekali dengan masyarakat Sritejokencono yang telah mengemas acara ini dengan luar biasa, mudah-mudahan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat," pungkasnya.

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR