KALIANDA (Lampost.co)--Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Lampung Selatan mengimbau Pemkab Lamsel untuk tidak berkampanye dalam musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) kecamatan. Pasalnya, momen musrenbang itu bisa saja diselimuti unsur politik.

Berdasarkan informasi yang dihimpun lampost.co, musrenbang kecamatan berlangsung selama 23 hari sejak 11 Februari–5 Maret mendatang. Kegiatan musrenbang itu bakal dalam pengawasan panitia pengawas pemilu (pemilu) kecamatan.



Koordinator Divisi (Kordiv) Pengawasan dan Hubunganantar Lembaga (PHL) Bawaslu Lamsel Iwan Hidayat mengatakan aparatur sipil negara (ASN) diminta untuk menjaga netralitasnya dalam musrenbang kecamatan. "Terkait agenda musrenbang kami ingatkan kembali kepada Pemkab serta para ASN yang terlibat untuk mensterilkan agenda tersebut dari segala macam bentuk politisasi. Sebab, kegiatan itu sangat rentan dengan kegiatan politik," ujarnya, Rabu (13/2/2019).

Iwan mengatakan setiap ASN tidak berpihak dari segala bentuk pengaruh apa pun, baik yang berbau peserta pemilu partai politik ataupun memberi dukungan pada salah satu pasangan calon capres dan cawapres. "Sesuai pada Undang-Undang Nomor 5 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) bahwa setiap ASN tidak berpihak dari segala bentuk pengaruh mana pun dan tidak memihak kepada kepentingan siapa pun. Aturan itu sudah jelas dan gamblang," katanya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR