BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) - - Indonesia kembali diprediksikan akan mengalami musim kemarau hingga Oktober mendatang. 

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Lampung Rudi Harianto mengatakan terjadinya musim kemarau akibat suplai uap berpotensi hujan di wilayah Indonesia khsusus Lampung sangat sedikit. 



Hal itu didukung dengan adanya angin yang bergerak dari benua Australia menuju Asia sehingga kondisi cuaca di Indonesia mengalami kekeringan disertai angin kencang . 

"Akibatnya terjadi tinggi gelombang di Pesisir Barat,  Tanggamus,  teluk Semaka kisaran empat hingga lima meter, "kata dia kepada Lampost.co,  Minggu (29/7/2018).

Selain itu,  terpantau potensi titik api hari ini dari citra satelit tidak terdeteksi adanya titik hotspot. "Kondisi musim kemarau diprediksi sampai bukan Oktober," paparnya. 
 

EDITOR

Abdul Gofur

TAGS


KOMENTAR