KRUI (Lampost.co)--Meskipun ikan jenis lain jumlah dan harganya relatif normal,  namun ikan tuhuk (blue marlin) , saat ini sulit didapat para nelayan di pelabuhan Kuala Stabas, Pesisir Tengah. 
Hal itu dikatakan Rusmansyah,  kepala UD Lohan Mulia,  salah satu lapak yang membawahi para nelayan binaan, Selasa (16/7)."Engak juga kalau harga ikan melonjak tinggi harga masih standar,  ikan tuhuk yang lagi susah,  harganya di pasar memang sekitar Rp70ribu per Kilogram tetapi di tingkat nelayan ke pembeli memang masih Rp40ribu per Kg.  Sekarang Laut agak buruk angin kuat nelayan gak bisa mencari ikan ketengah , gak bisa ke rumpon (rumah ikan).  Sekarang yang ada biasanya ikan kecil. Harga ikan lain masih standar,  seperti ikan tongkol sekarang masih standar Rp20 ribu -Rp25 ribu per kilogram, " kata Rusmansyah. 

Saat ini kata dia, di laut Krui terjadi angin tenggara yang memang terjadi pada saat musim kemarau,  menyebabkan para nelayan di tempat itu hanya bisa melaut sebatas 15-20 mil dari bibir pantai.  Sebab diatas 20 mil , nelayan tidak bisa melaut akibat kuatnya arus.
 
Meskipun tidak dapat memprediksi secara pasti,  namun kata Rusmansyah,  diperkirakan dua bulan kedepan usai musim kemarau atau angin tenggara yang saat ini terjadi dilaut setempat,  maka akan muncul musim ikan. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR