JAKARTA (Lampost.co)--Anggota DPR nonaktif dari fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Musa Zainuddin dituntut 12 tahun penjara ditambah denda Rp1 miliar subsider 6 bulan kurungan karena terbukti menerima uang Rp7 miliar dari pengusaha terkait program optimalisasi dalam proyek pembangunan infrasktruktur di Maluku dan Maluku Utara.

"Menyatakan terdakwa Musa Zainuddin telah terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum bersalah bersama-sama melakukan tindak pidana. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Musa Zainuddin berupa pidana penjara selama 12 tahun dan pidana denda sejumlah Rp1 miliar dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama 6 bulan," kata Jaksa penuntut umum (JPU) KPK Ariawan Agustiartono dalam sidang di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (25/10/2017).



Musa juga dituntut membayar uang pidana tambahan senilai Rp7 miliar yaitu dari uang yang diterimanya.

"Menjatuhkan pidana tambahan terhadap terdakwa Musa Zainuddin untukmembayar uang pengganti sejumlah Rp7 miliar selambat-lambatnya 1 bulan setelah putusan pengadilan memperoleh hukum tetap. Jika dalam jangka waktu tersebut terdakwa tidak membayar uang pengganti maka harta bendanya disita oleh jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti teresbut. Dalam hal terpidana tidak mempunyai harta benda yang mencukupi untuk membayar uang pengganti maka dipidana penjara selama 2 tahun," kata jaksa Ariawan.

loading...

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR