BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung menargetkan hingga akhir tahun 2018, memiliki 22 guru besar yang tersebar di seluruh fakultas. Tiga calon guru besar, tengah proses penyelesaian studi.
Rektor UIN Raden Intan Lampung, Moh Mukri kepada lampost.co, Rabu (25/7/2018) mengatakan menjadi guru besar merupakan harapan seluruh dosen di peguruan tinggi. Menurutnya, untuk menjadi seorang guru besar harus memenuhi sejumlah persyaratan guna memperkuat profesionalisme.
Ia mengatakan, hingga saat ini di UIN terdapat 19 guru besar dan tersebar diseluruh fakultas. Menurutnya, sejumlah guru besar tesebut telah menujukkan dedikasi yang tinggi dalam mewujudkan harapan sivitas UIN.
“Sampai sekarang di UIN sudah ada 19 guru besar, termasuk dua guru besar yang dikukuhkan hari ini, yakni Achmad Asrori dan Chairul Anwar, dari Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Ini bentuk keberhasilan,” ujar dia.
Tidak berhenti di situ, untuk memenuhi kebutuhan dunia pendidikan, ia menargetkan hingga akhir tahun 2018, UIN memiliki 22 guru besar. Menurutnya, untuk meggenapkan jumlah itu, kini tiga calon guru besar tengah menyelesaikan proses studi.
“Insya Allah sampai akhir tahun ini UIN akan memiliki 22 guru besar. Para guru besar itu siap berkontribusi dalam mengembangkan UIN hingga berkelas Internasional,” kata dia usai pengukuhan dua guru besar, di GSG UIN.
Selain mendorong dosen menjadi seorang guru besar, menurutnya ia juga mendorong para dosen telah menyelesaikan pendidikan Magister atau S2 dapat melanjutkan pendidikan hingga S3 untuk meraih gelar Doktor. Ia berharap, semasa kepemimpinannya jumlah dosen bergelar Doktor mencapai 70% dari sekitar 320 dosen.
“Kalau sekarang jumlah dosen yang bergelar Doktor termasuk guru besar telah mencapai 50% dari seluruh dosen berstatus ASN. Mudah-mudahan hingga akhir kepemimpinan saya, jumlah dosen bergelar Doktor bisa mencapai 70% dari dosen yang ada,” kata dia.

 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR