BANDAR LAMPUNG (Lampsot.co) -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lampung menyosialisasikan fatwa bermedia sosial kepada sejumlah elemen masyarakat Lampung hari ini (14/10/2017). Kegiatan itu dilakukan agar masyarakat tidak salah dalam penggunaan media daring.
Sosialisasi fatwa medsos tersebut dirangkai dalam talkshow yang mengangkat tema Jaga Dunia Maya, Jaga Akhlak Bangsa di Hotel Novotel, Bandar Lampung. "Acara ini bisa memberi pencerahan para aktivis ormas keagamaan agar tidak salah dalam menggunakan medsosnya," kata Ketua MUI Lampung Khairudin Tahmid, kemarin.
Acara itu bakal dihadiri seratusan orang dari berbagai latar belakang. Dengan begitu, peserta nantinya mampu menjadi agen-agen perubahan yang aktif untuk menciptakan suasana kondusif dan persatuan umat, bukan malah sebaliknya. Talkshow itu akan menghadirkan Henri Subiakto dari Kominfo dan Mustafa Helmy dari MUI Pusat yang akan membahas fatwa medsos, Islam wasathiyah, dan konsensus kebangsaan.
Selanjutnya, pakar sosial media, Savic Ali, bakal memaparkan kondisi riil media sosial saat ini. Pemateri dari MUI Provinsi Lampung akan memaparkan materi tentang Islam, kebangsaan, medsos, dan isu-isu lokal. "Media sosial saat ini berperan penting dalam pembangunan, tapi juga sangat ampuh dalam memecah belah anak bangsa. Makanya seminar ini diharapkan mampu menekan budaya buruk bermedia sosial dan melahirkan orang-orang yang cerdas bermedia daring," kata akademisi UIN Raden Intan Lampung tersebut. 

loading...

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR