BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Lampung, Khairuddin Tahmid mengatakan MUI Lampung mendukung program pemerintah dalam pelaksanaan imunisasi measles rubella (MR) kepada anak usia 9 bulan hingga 15 tahun yang dilakukan di Lampung sejak kemarin hingga akhir September mendatang.

Namun yang ia sayangkan kepada pihak Kementerian Kesehatan bahan cairan imunisasi MR akan diberikan kepada masyarakat tersebut belum memperoleh sertifikasi halal dari MUI Indonesia, sehingga pihaknya meminta perintah segera memproses sertifikasi halal.



“Kami mendukung mengenai pemberian imunisasi MR kepada masyarakat di Lampung agar anak-anak terjaga kesehatannya, tetapi masalahnya cairan imunisasi MR itu belum mempunyai sertifikasi halal,” ujar dia.

Menurut Khairuddin, semua bahan berbentuk apapun yang ingin dimasukkan pada tubuh manusia terlebih untuk kesehatan manusia, harus mendapatkan sertifikat halal, agar tidak terjadi perdebatan dan kecemasan di masyarakat.

“Bahan apapun yang ingin dimasukkan ke tubuh manusia apalagi untuk kesehatan harus diuji telebih dahulu mengenai kehalalannya. Kalau itu sudah dilakukan baru dibenarkan agama,” kata Khairuddin.

Ia menghimbau kepada Kementerian Kesehatan, ke depan sebelum menjalankan program seperti imunisasi MR terlebih dulu memperoleh sertifikasi halal agar masyarakat dapat menerima dengan baik.

“Ini sudah berjalan mengenai imunisasi MR. Sebaiknya Kementerian Kesehatan mengupayakan secepatnya mendapatkan sertifikasi halal agar masyarakat tidak cemas,” ujarnya.

Disinggung mengenai MUI Lampung tidak menghadiri pencanangan kampanye imunisasi MR provinsi Lampung di lapangan Krida Yuana, desa Hanura, kecamatan Teluk Pandan, Pesawaran, kemarin, ia menegaskan ketidakhadiran pihaknya karena program tersebut belum memperoleh sertifikasi halal.

“MUI Lampung diundang untuk menghadiri pencanangan kampanye imunisasi MR di Hanura, Pesawaran, tetapi kami tidak bisa hadir ke sana karena program itu belum ada sertifikasi halalnya,” tegasnya.


 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR