BANDAR LAMPUNG (lampost.co) -- Usai dikeluarkannya fatwa oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nomor 33 tahun 2018, tentang penggunaan vaksin measles rubella (MR) untuk imunisasi, MUI Lampung kini mendukung masyarakat untuk mengikuti imunisasi MR.

Ketua Komisi Fatwa MUI Provinsi Lampung, Munawir kepada lampost.co, Kamis (23/8/2018) mengatakan masyarakat Lampung kini tidak perlu lagi mengkhawatirkan dan memperdebatkan mengenai imunisasi MR karena MUI telah mengeluarkan fatwa dengan membolehkan masyarakat muslim mengikuti imunisasi.



Menurut Munawir, dibolehkannya umat muslim mengikuti imunisasi MR kendati dalam proses produksi menggunakan bahan berasal dari babi disebabkan dalam kondisi keterpaksaan karena hingga saat ini belum ditemukan vaksin MR yang halal dan suci.

“Sekarang sudah tidak perlu khawatir lagi masyarakat muslim hendak mengikuti imunisasi MR karena MUI telah mengeluarkan fatwa dengan membolehkannya,” ujar Munawir.

Alasan lain membolehkan menurutnya adalah bila tidak mengikuti imunisasi MR dipercaya dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan manusia. “Bahaya yang ditimbulkan bila tidak mengikuti imunisasi MR, itu berdasarkan keterangan ahli yang kompeten dibidangnya,” ujarnya.

Kendati dibolehkan, namun menurutnya MUI dalam rekomendasinya kepada pemerintah dan WHO agar mengupayakan produksi vaksin yang halal dan mensertifikasi halal terhadap produk vaksin, guna kepentingan umat di negara berpenduduk muslim.

“Dalam rekomendasi MUI, ke depan pemerintah wajib menjamin ketersediaan vaksin halal dan produsen vaksin mengupayakan produksi vaksin yang halal dan bersertifikasi, hal itu untuk kepentingan imunisasi di masyarakat,” kata dia.

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR