KOTABUMI  (Lampost.co)--Terjadi lakalantas tungal mengakibatkan belasan  penumpang mobil pick up terguling  di jalan raya Desa Bumi Daya, Sungkai Tengah Lampung Utara, Kamis (18/7/2019), pukul 16.30, terluka. 
Akibat kejadian itu sebanyak 19 orang penumpang yang dieketahui bekerja sebagai buruh tebang tebu di PTPN 7 Bunga Mayang tersebut terpaksa  dilarikan ke Pukesmas dan RSUD Ryacudu Kotabumi serta Rumah sakit Handayani Kotabumi guna menjalani parawatan atas luka yang dideritanya tersebut.  
Kasus tersebut kini masih ditagani aparat kepolisian setempat dan  dugaan sementara mobil  pick up yang ditumpangi belasan penupang  itu, hilang keseibangan (oleng) pada saat  menghindari laju  kendaraan sepada motor dari arah berlawanan  hingga akhirnya terbalik.
Menurut  Marsyah (40), seorang keluarga korban kepada Lampost.co, mengatakan sebelum kejadian itu mereka para penumpang yang berkerja sebagai buruh upahan mengikat tebu di pabrik gula PTPN 7 Bunga Mayang usai berkerja dan hendak akan pulang ke rumah. Namun di pertenghan  jalan  kendaraan yang ditupanginya  mengalami kecelakaan yang mengakibatkan semua penumpang menderita luka luka. 
"Mobil tersebut mengangkut para pekerja buruh mengikat tebu dari PTPN 7 Bunga Mayang dan kami baru mengetahui kejadian ini," ujarnya. 
Sementara menurut salah satu korban Nurhayati (30), ketika dimintai keterangan mengatakan kejadian sore dan ia tak ingat apa-apa lagi. "Tidak inget lagi, tahu-tahu udah di rumah sakit," katanya sambil menahan kesakitan.
Dari informasi yang diperoleh  terdapat 13 orang dirawat di Puskesmas Negara Ratu, Sungkai Utara dan 6 orang di RSDM Ryacudu serta  1 orang dirawat  ke RS Handayani Kotabumi.
Sementara, Kasat Lantas Polres Lampura, AKP M. Yani Endang membenarkan adanya peristiwa lakalantas tersebut. "Anggota udah melakukan olah TKP. Untuk korbannya saat ini sudah mendapatkan perawatan intensif di Puskesmas dan rumah sakit umum ryacudu Kotabumi,"katanya. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR