KASUS konsumsi minuman keras (miras) yang berujung maut memang banyak terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Tentu saja kematian akibat miras itu karena dioplos dengan bahan lainnya. Nah kik ticampokh-campokh, senangun bahaya ana (Nah kalau dicampur-campur, memang bahaya itu).
Kali ini yang dioplos adalah jengkol, namun tetap berujung maut. Padahal, jengkol adalah bahan alami, tanpa kimia buatan. Namun, tetap saja membuat empat warga Jakarta Timur tewas dan dua lainnya kritis.
Hingga kini, polisi masih mengusut kasus itu dan tengah menunggu hasil kajian musabab pasti meninggalnya para korban usai menenggak miras oplosan jengkol. Jekhing no bangikni tigulai kik mak tisambol, lain dicampokhko injinjuk mekhekheno. Wat-wat gawoh (Jengkol itu memang enaknya disayur atau campur sambal, bukan dibuat seperti itu. Ada-ada saja). 

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR