AIR minum memang jarang ada yang basi atau tidak enak dimakan lagi karena waktunya sudah lama. Namun jika sudah disimpan hingga 200 tahun, minuman basi itu seperti apa.

Na...kuk tapai goh kik adu mesaka ga, masom khasani (Nah... tape saja kalau terlalu lama, kecut juga dia).



Tapi kali ini, sebotol minuman anggur yang dibuat pada 1774 terjual dengan harga fantastis di sebuah acara lelang di Prancis. Anggur itu terjual setara Rp1,7 miliar. Minuman itu dibuat dari anggur yang dipanen pada era Raja Louis XVI.

Seperti dilansir dari kantor berita AFP, satu botol anggur lainnya terjual seharga 76 ribu euro dan yang ketiga 73 ribu euro. Ketiga botol Vin Jaune itu dibuat seorang pembuat minuman anggur Anatoile Vercel. Ketiganya dimiliki seorang keturunan Vercel di Arbois.

Adu sapa de sai melai ni ana, aga tiinom api ingkah aga disimbin. Wat-wat gawoh (Siapalah yang membelinya, mau diminum apa disimpan saja. Ada-ada saja).

Tiga botol anggur tersebut diyakini sebagai yang tertua di dunia. "Saya tidak menyangka botol-botol ini dapat terjual dengan harga tinggi. Rekor terakhir pada 2011 adalah 57 ribu euro," ujar Brigitte Fenaux, seorang staf balai lelang di rumah lelang Jura Encheres.

AFP melaporkan pada 1994, tim berisi 24 pakar memberikan nilai 9,4 dari total 10 kepada minuman anggur Vin Jaune. "Ada beberapa pembuat minuman anggur di acara lelang ini. Mereka bertepuk tangan dengan gembira," ujar dia.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR