BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Bandar Lampung menghadirkan terdakwa Yoga Sanjaya (18) Warga Jalan Ryacudu, Kelurahan Campang Raya, Kecamatan Sukabumi, Bandar Lampung, atas kasus pencabulan yang dia lakukan terhadap korban BS (16) pada 3 Desember 2017.

Jaksa Penuntut Umum Elis Mustika mendakwa tersangka dengan Pasal 81 Ayat (2) UU RI Nomor 17 tahun 2006 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU Nomor 1 Tahun 2006 tentang perubahan kedua UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.



Perbuatan yang dilakukan terdakwa kata Jaksa Elis, berawal saat kedua berkenalan melalui sambungan telefon, pada November 2017. Keduanya berpacaran namun tidak pernah bertemu sebelumnya.

"Tanggal 2 Desember tahun lalu, saksi korban mengajak bertemu terdakwa kemudian keduanya bertemu dengan ditemani rekannya masing-masing di Jalan Sukarno-Hatta, Kalibalok tepatnya di kafe Bunda," kata Elis.

Saat itulah saksi korban dan terdakwa pertama kali bertemu, di kafe tersebut dan mereka minum tuak. Seusai minum-minuman, mereka pergi ke rumah terdakwa, dan pada saat akan pergi ke rumah terdakwa, datang saksi Rio lalu mereka pergi ke sebuah ruko di daerah Sukarame sembari menungu hujan reda.

"Pukul 03.00 dini hari mereka pergi ke rumah terdakwa. Sampai di rumah tersebut hanya terdakwa dan dua rekan laki-lakinya yang masuk ke dalam rumah. Sementara saksi korban dan rekan perempuannya bersembunyi di samping rumah sembari menunggu ibu terdakwa tidur," kata Jaksa Elis.

Setelah ibu terdakwa tidur mereka masuk ke dalam rumah, tiga rekan terdakwa dan saksi korban masuk ke dalam kamar terdakwa. Sementara saksi korban dan terdakwa masuk ke ruangan kosong atas ajakan terdakwa.

Saat di ruang kosong tersebut, keduanya tidur di lantai beralaskan tikar. Saat itu terdakwa membujuk saksi korban untuk berhubungan badan dengan mengatakan, jika korban hamil maka terdakwa akan bertanggungjawab, saat itu keduanya melakukan hubungan layaknya suami istri.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR