GUNUNG SUGIH (Lampost.Co)--Kepolisan Sektor Padangratu, Polres Lampung Tengah, menangkap seorang tersangka pembawa senjata api ilegal, di jalan raya Kampung Gedung Agung, Kecamatan Anak Tuha, Lampung Tengah, Jumat (8/6/2018), sekitar pukul 08.30. Selain menyita senjata api jenis pistol rakitan Colt 38, polisi juga menyita empat butir peluru.
Kapolsek Padangratu, Kompol Indra Herlianto Denis mengatakan, tersangka Agus Tami (28), warga Kampungtua, RT02/RW03, Kecamatan Tulangbawang, itu ditangkap di sekitar pertamini di tepi jalan raya Kampung Gedung Agung. "Senpi itu kami temukan terselip di pinggang tersangka," ujar Kompol Indra Herlianto Denis, tak lama setelah penangkapan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, tersangka mengaku saat itu hendak melakukan transaksi narkoba dengan cara barter pistol dengan narkoba.
Terungkapnya sepak terjang tersangka Agus Tami, bermula dari informasi masyarakat yang mengetahui akan ada transaksi barter senjata api dengan narkoba. 
Informasi warga tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh Kompol Indra Herlianto Denis bersama Kanitreskrim Ipda Nazarudin bersama seorang anggota lainnya. Saat petugas melintasi jalan raya di Kecamatan Anak Tuha, terlihat seorang pria mengendari sepeda motor warna putih dan mengenakan jaket warna merah sedang berhenti. "Sepertinya tersangka sedang menunggu seseorang." kata Indra. 

Setelah ciri ciri yang diinformasikan warga benar, petugas mendekata dan menangkap Agus Tami. Saat diperiksa dan diraba pinggangnya, petugas menemukan pistol mirim revolver jenis Colt 38. Tanpa bisa berdalih lagi, tersangka langsung digelandang ke mapolsek Padangratu. Dari pengembangan pemeriksaan yang dilakukan secara cepat, tersangka Agus Tami mengaku memiliki pistol dari membeli kepada seseorang di Padangratu. Petugas pun segera melakukan penyelidikan dan ternyata indentitas yang diungkapkan tersanga tempat dia membeli pistol tidak ada. "Kami berupaya melakukan penyelidikan kasus ini,"ujar Indra.



Berdasarkan catatan kriminal di Polsek Padangratu, tersangka memang belum terliabat kasus apa pun. Namun demikian berdasarkan koordinasi dengan Polsek lainnya, diduga kuat Agus Tami terlibat kasus penipuan. Hingga petang ini, petugas masih terus mengorek keterangan dari tersangka dengan siapa dia akan bertransaksi. 

loading...

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR