JAKARTA (Lampost.co)-- Setelah beroperasi di Surabaya, Migo Ebike, layanan ebike sharing pertama Indonesia yang hemat dan ramah lingkungan diluncurkan di Jakarta, Rabu (5/12/2018).  

Howard Yu, Chairman & Co-Founder MIGO Ebike menuturkan dalam 3 bulan ke depan, ditargetkan terdapat 300 station dan 2.000 Ebike tersebar di seluruh kota Jakarta.



Sepeda listrik dengan sewa Rp3.000 per 30 menit ini ditengarai sangat baik dan menjadi salah satu solusi menghadapi polusi. Disisi lain, polusi di Jakarta semakin mengkhawatirkan.

"Menurut data Air Visual, Jakarta menjadi salah satu kota dengan tingkat polusi terburuk di dunia, dan menduduki peringkat ke-11," kata Howard Yu.
 
Kemacetan di Jakarta juga menjadi lingkaran setan yang belum teratasi hingga saat ini.  Menurut laporan berjudul “2017 Traffic Scorecard” yang dihimpun Inrix, Jakarta berada di peringkat 12 di daftar kota-kota termacet di dunia.

"Migo Ebike sebagai sebuah aplikasi layanan transportasi Ebike sharing pertama di Indonesia menjadi solusi akan masalah polusi udara dan kemacetan di Indonesia, khususnya wilayah urban seperti Jakarta," tambah Howard Yu.  

Migo Ebike hadir dalam bentuk aplikasi di Play Store dan App Store yang dapat digunakan kapan saja dan dimana saja. Tony Tao, CEO Migo Ebike menjelaskan dengan memanfaatkan teknologi digital, Migo Ebike mengubah ide sederhana menjadi sebuah bisnis dengan dampak besar, menciptakan nilai bagi konsumen Indonesia dan masyarakat.

Kemudian juga, transportasi ini dapat mengubah transportasi perkotaan dengan cara yang sehat dan ramah lingkungan.

 

loading...

EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR