LAMPUNG POST | lampost.co logo
2017 17 June
2427
LAMPUNG POST | Meringkus Juru Parkir
Saber pungli. www.kupasmerdeka.com

Meringkus Juru Parkir

PATGULIPAT bisa terjadi di semua tempat dan lembaga. Pelakunya pun beragam, mulai dari orang biasa sampai oknum pejabat yang bersembunyi di balik institusi.
Tetapi patgulipat yang paling sering terjadi, yakni saat pemungutan retribusi. Berbeda dengan pungutan pajak yang lebih sulit direkayasa, pungutan retribusi cenderung lebih mudah diakal-akali. Ini sesuai dengan sifat retribusi yang dipungut dari orang yang menikmati atau menerima jasa dari pemerintah.
Data jumlah orang yang menikmati jasa bisa dibuat lebih kecil dari jumlah riil untuk mengurangi setoran ke pemerintah daerah. Retribusi parkir, misalnya. Secara umum modus kecurangan masih pakai metode lama seperti itu.
Mengingat tingginya potensi pungutan liar dalam penarikan retribusi parkir, tim sapu besar pungutan liar (saber pungli) menggelar razia. Hasilnya, petugas parkir di sejumlah daerah terkena operasi tangkap tangan, di antaranya di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, dan Sumatera Utara.
Di Lampung, Tim Saber Pungli Polres Lampung Selatan dua hari lalu bergerak. Hasilnya, tim tersebut menyita sejumlah barang bukti uang retribusi parkir kendaraan di bahu jalan lintas pantai timur Pasar Bakauheni, yang diduga liar, Kamis (15/6). Barang bukti uang parkir Rp700 ribu itu dipungut dari sopir. Uang tersebut rencananya disetorkan oleh petugas parkir ke Dinas Perhubungan Lampung Selatan.
Kepala Dinas Perhubungan Lamsel Badruzzaman mengatakan penarikan retribusi parkir itu resmi dan diatur dalam peraturan daerah. Tetapi yang dipungut adalah sopir yang parkir di tepi jalan, bukan di bahu jalan.
Perkara ini masih diproses di Polres Lamsel. Tetapi hal paling pokok adalah penarikan retribusi memang rawan pungli. Jumlah retribusi yang disetor ke kas daerah sering di bawah target. Andaipun melampaui target karena sejak awal penetapan target sengaja dibuat rendah. Itu berarti korupsi retribusi memang sudah dirancang sejak dari tahap perencanaan.
Tidak mudah memang memberantas pungli retribusi parkir. Penggunaan karcis parkir juga tidak menyelesaikan persoalan karena petugas belum tentu menyerahkan karcis kepada si pembayar retribusi. Menyerahkan pengelolaan parkir ke swasta bisa dijadikan sebagai pilihan jika pemda belum memiliki mesin parkir seperti di mal-mal besar.

BAGIKAN


loading...

REKOMENDASI

  • LAMPUNG POST
  • LAMPUNG POST | Radio Sai 100 FM
  • LAMPUNG POST | Lampost Publishing
  • LAMPUNG POST | Event Organizer
  • LAMPUNG POST | Lampung Post Education Center
  • LAMPUNG POST | Media Indonesia
  • LAMPUNG POST | Metro Tv