MENGGALA (Lampost.co) -- Tim gabungan Tekab 308 Satreskrim Polres Tulangbawang dan Polsek Gunungagung menangkap residivis perampok. Tersangka yakni AH (38) warga Desa Kejadian, Kecamatan Wayserdang, Mesuji.

Kapolres Tulangbawang AKBP Syaiful Wahyudi melalui Kasat Reskrim AKP Sandy Galih Putra mengatakan, penangkapan tersangka berdasarkan laporan Bonandi warga Tiyuh Totomakmur, Kecamatan Gunungterang, Tulangbawang Barat tahun 2013 silam.



"Pelaku ditangkap petugas saat sedang berada di Tiyuh Jayamurni, Kecamatan Gunungagung, Tubaba, Sabtu, 14 September 2019, sekitar pukul 20.00 WIB," kata Sandi, Minggu, 15 September 2019.

Dia menjelaskan, tersangka bersama dua orang rekannya beraksi, Kamis 5 Desember 2013 lalu. Pada dini hari atau sekitar pukul 02.30 WIB ketiga tersangka, masuk ke dalam rumah korban yang tengah terlelap tidur.

Para tersangka yang beraksi mempersenjatai diri dengan senjata api itu, kemudian mengikat korban dan saksi di dalam kamar. Mereka menggasak uang tunai Rp26 juta yang disimpan di dalam warung.

"Pelaku melakukan aksi curas di rumah korban bersama dengan dua orang rekannya yakni AG yang sudah meninggal dunia dan SG yang sekarang sedang menjalani hukuman," ujar Sandi.

Tersangka saat ini tengah dilakukan pemeriksaan secara intensif di Mapolres Tulangbawang dan akan dijerat dengan Pasal 365 ayat 2 ke 2 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan. Diancam dengan pidana penjara paling lama 12 tahun.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR