KOTABUMI (Lampost.co)--Sambungan listrik Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Lampung Utara diputus oleh PT PLN Kotabumi karena  menunggak selama lebih dari satu tahun atau 22 bulan lamanya.

Praktis kegiatan yang ada di DPMD Lampura terhenti, khususnya yang mengerjakan administrasi menggunakan peralatan listrik. Seperti priter dan komputer. Saat di mintai tanggapannya oleh Lampost.co, Kepala DPMD Lampura, Wahab membenarkan hal itu.



"Saya tidak tahu kalau listrik di sini sudah diputus PLN, setelah ditanyakan mereka bilang belum membayar listrik selama 22 bulan. Terhitung sejak Desember 2016, sampai saat ini telah mencapai Rp44 juta, "kata dia, Kamis (6/9/2018).

Menurutnya, sambungan yang ada dikantor tersebut ada dua macam. Pertama sambungan untuk penunjang kantor memiliki daya sebesar 22.000 voltampere dan kedua 6.600 voltampere. Dan mereka hanya membayar sambungan pertama dengan alasan tidak ada anggarannya.

"Kami sudah coba selesaikan, tapi hanya mampu separunya saja. Atau Rp11 juta dari tunggakan Rp44 juta yang ada, "terangnya.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR