GUNUNGSUGH (lampost.co) -- Taman kanak-kanak menjadi tempat melatih kemampuan anak dalam hal bersosialisasi. Salah satu modal anak untuk dapat bersosialisasi dengan baik adalah memiliki rasa percaya diri.
Di Taman Kanak-kanak Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) Bumisetia, Kecamatan Seputihmataram, Lampung Tengah, yang berdiri sejak 2016, kemampuan anak bersosialisasi dan memiliki kepercayaan diri tersebut dirangsang melalui berbagai kegiatan.
Kepala TK ABA Bumisetia Imron Wahyu Tejaningrum mengatakan untuk dapat melatih kemampuan bersosialisasi dan memupuk rasa percaya diri siswa, para guru kerap menciptakan perlombaan antarsiswa di internal sekolah. Kemudian mengikutsertakan siswa dalam berbagai perlombaan antarsekolah. Contohnya dalam lomba kemampuan seni siswa, yakni lomba menggambar, mewarnai, hingga dalam pergelaran karnaval siswa.
"Siswa kami ikut sertakan dalam berbagai lomba yang digelar bersama sekolah-sekolah lain untuk memberi kesempatan anak-anak bersosialisasi dengan teman sebaya dari TK yang lain," kata Tejaningrum, Selasa (12/12/2017).
Terkait materi pendidikan yang disampaikan kepada siswa, Tejaningrum menyebut sekolahnya secara umum sama dengan lembaga pendidikan anak usia dini lainnya, yakni menekankan pembentukan karakter setiap siswa. Kemudian mengolaborasikan dengan kurikulum TK di lingkungan Aisyiyah, yakni mengutamakan pembentukan akhlak terpuji melalui bekal pendidikan agama.
"Kami berharap selain anak-anak dapat bergaul dan memiliki rasa kepercayaan diri, mereka juga memiliki akhlak yang baik sebagai modal sosialisasi dengan sesama," ujarnya.
Meski tergolong baru berdiri, TK ABA Bumisetia berkembang dengan cukup baik dan pesat. Saat ini ada 45 siswa yang belajar dan bermain di sekolah tersebut. Para siswa dibimbing oleh empat guru yang terlatih.
"Kami sudah mengirim guru pembimbing untuk mengikuti berbagai pelatihan sehingga mereka makin baik dalam membimbing anak-anak," kata dia.
Tejaningrum menyebut dalam waktu dekat sekolahnya juga menambah beberapa fasilitas penunjang pendidikan, seperti gedung, peralatan permainan di luar ruangan, dan perangkat pembelajaran lain. Menurut dia, salah satu kunci pendukung penyelenggaraan pendidikan dini berkualitas adalah keterlibatan orang tua dalam mendukung program sekolah.
"Para orang tua murid selalu memberikan dukungan dengan baik. Jadi kami optimistis sekolah ini akan lebih baik dari waktu ke waktu," kata dia.

Berikan Apresiasi



Menurut Kepala TK Ar Raudah Bandar Lampung, Suci Indah Murni, untuk membangun rasa percaya diri pada siswa, guru perlu lebih sering memberikan apresiasi atas apa yang dilakukan mereka. Bila anak melakukan kebaikan, apresiasi seperti pujian, hadiah, atau senyuman, menjadi hal yang penting untuk membangkitkan rasa percaya diri sang anak.
"Hal itu penting agar perkembangan mental anak dapat berdampak baik dan menambah motivasi untuk terus melakukan kebaikan. Penghargaan kepada anak atas kebaikan yang sudah mereka lakukan penting untuk membangun rasa percaya diri dengan apa yang telah diperbuatnya," kata dia, beberapa waktu lalu.
Ia menambahkan mengajarkan anak menjadi mandiri dan berakhlak mulia membutuhkan proses yang panjang dan memerlukan kesabaran serta konsisten dari para pengajar.

loading...

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR