SUKADANA (Lampost.co) -- Menolak untuk dilantik sebagai Staf Ahli Pemkab Lampung Timur, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Lamtim Yuliansyah dipanggil dan diminta klarifikasi oleh Inspektorat setempat, Jumat (3/5/2019).

Sekretaris Inspektorat Kabupaten Lamtim Sebersyah membenarkan bahwa Yuliansyah memang dipanggil oleh Inspektorat untuk diminta klarifikasi. "Yang bersangkutan kemudian datang memenuhi panggilan Inspektorat, pada Jumat (3/5/2019) di dampingi oleh kuasa hukumnya, Yeli Basuki," kata dia.



Di kantor Inspektorat kedatangan Yuliansyah diterima langsung oleh Kepala Inspektorat Nurdin Sifrizal. Hadir juga dalam kesempatan itu, Kepala Bagian Hukum Pemkab Lamtim Sudarli, kepala bidang dari Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Lamtim Risdiyanto, dan auditor Inspektorat.

Didampingi kuasa hukumnya, Yuliansyah kemudian diminta klarifikasi mengapa menolak untuk dilantik sebagai staf ahli. Kemudian yang bersangkutan juga dimintai klarifikasi apakah nantinya akan menerima dan siap untuk dilantik sebagai ataf ahli.

Pada kesempatan tersebut kata Sebersyah, Yuliansyah belum bisa memberikan klarifikasi secara rinci. Sebab untuk memberikan klarifikasi lebih rinci mengenai alasan penolakan untuk dilantik sebagai staf ahli, Yuliansyah meminta harus berkonsultasi dan bermusyawarah terlebih dahulu dengan kuasa hukumnya. Apalagi masalah tersebut saat ini juga sudah masuk ranah hukum dan masih dalam proses di PTUN Bandar Lampung. “Jadi tadi saat diminta klarifikasinya. Ya sementara itu jawaban yang diberikan oleh Pak Yuliansyah,” kata Sebersyah.

BERITA LAINNYA


EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR