MESUJI (Lampost.co) -- Kedinginan dan rasa khawatir sudah dikesampingkan Sertu Saynudin untuk menjaga logistik pemilu yang harus dengan segera sampai di Desa Kagungan Dalam, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Mesuji.

Tidak bisa dijangkau jalur darat,  logistik Pemilu hanya mampu dibawa oleh perahu otok yang memiliki lebar tidak lebih dari 3 meter.



Tanpa atap, tanpa pelampung, Saynudin bersama Anggota Polres Mesuji hanya bisa duduk mengamati logistik yang sudah dibungkus plastik dan ditutup terpal agar tidak mengalami kerusakan atau dirusak orang yang tidak bertanggung jawab.

"Hujan sempat mengguyur dan membasahi kami semua yang ada di perahu itu, termasuk logistik. Namun, untuk logistik kami kemas sedemikian rupa agar aman dan sampai tujuan dengan kondisi baik," kata Saynudin yang sudah 26 tahun mengabdi di TNI AD.

Menempuh jarak yang cukup panjang dan memakan waktu hingga satu jam, perahu menyusuri anak sungai dengan pinggiran yang dipenuhi rumput ilalang hingga batang pohon melintang.

"Sebelum naik perahu, logistik dibawa dari Kantor KPU Mesuji menuju bibir sungai sekitar 2 jam. Barulah naik perahu untuk mengirim logistik ke desa. Ini sudah menjadi amanah, kami mengerjakannya dengan sepenuh hati. Alhamdulilah logistik sudah kami salurkan dengan kondisi aman," kata dia.

KPU Mesuji telah menetapkan 566 TPS yang bisa dijangkau oleh jalur darat, dan 35 TPS yang hanya bisa dijangkau oleh jalur air.

BERITA LAINNYA


EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR