SEORANG profesor mengklaim pasangan yang menikah pada usia pertengahan 30 berisiko lebih besar mengalami perpisahan. Dia melakukan penelitian ekstensif tentang hubungan antara usia individu ketika mereka menikah dan kemungkinan bercerai.

Studi yang dilakukan pada tahun 2015 itu menganalisis data Survei Nasional Pertumbuhan Keluarga (NSFG) dari 2006—2010. Dan menyimpulkan terjadi penurunan angka perceraian pada mereka yang menikah pada usia akhir 20-an dan awal 30-an. Sementara itu, hal sebaliknya terjadi pada mereka yang menikah pada usia pertengahan 30-an. 



NSFG mengumpulkan data dari seluruh Amerika Serikat usia 15 hingga 44 tahun pada masa survei. Pada usia 28 dan 32 tahun memiliki risiko terendah untuk bercerai. Sementara di Inggris pada 2017 adalah 31 tahun untuk seorang wanita dan 33 tahun untuk pria, sebagaimana dinyatakan situs web perencanaan pernikahan Bridebook.co.uk.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR