BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Seorang wanita mengalami penyakit kulit aneh, sejak dua minggu belakangan ini, ia bernama Trimulyani (38), warga Jalan Pangeran Antasari, Gang MAN I, Kelurahan Kalibalau Kencana, Kecamatan Sukabumi, Bandar Lampung. Kulitnya hitam membengkak seperti luka bakar, dan gatal.

Marzuki Rohani (48), suaminya, mengatakan penyakit tersebut dialami sang istri, seusai ia melahirkan secara sesar, walau memang sang bayi meninggal dalam kandungan. Operasi pun dilakukan, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. "Sebulan kemudian, tiba-tiba istri saya kulitnya gatal, terus lama-lama makin nambah, digaruk juga kadang pecah, padahal sudah berobat ke mana-mana, tapi tak kunjung sembuh," ujarnya saat ditemui, Kamis (8/11/2018).



Sementara Ketua Yayasan Peduli Generasi  Firman mengatakan, saat ini lembaganya sudah membawa Tri, untuk dirawat di Klinik Mitra Anda, guna menjalani perawatan akibat kondisi kesehatan yang terus menurun.
"Kita rawat dulu, karena dia butuh obat paten juga, butuh ruangan yang ber AC, kalau di rumah terus kesehatannya turun," katanya.

Dikatakannya dari hasil diagnosa, Tri mengidap penyakit Stevens-Johnson salah satu penyakit kulit langka, yang menyebabkan kulit penderitanya gatal-gatal, melepuh, bahkan sampai mengelupas akibat dari reaksi berlebihan terhadap obat dan infeksi tertentu.

"Diagnosanya Stevens-Johnson, waktu itu dirawat di RS Dadi Tjokrodipo, tapi peralatan tak memadai, dan tak kunjung juga di rujuk ke rumah sakit Tipe B. Karena Tri tidak menggunakan BPJS, hanya Jamkeskot, dan memang perlu ada step by step rujukan. Mulai dari Puskesmas, Rumah Sakit tipe C, hingga Tipe B," katanya.

Ia berharap pemerintah atau dinas terkait segera mengambil tindakan, guna memulihkan kondisi Tri. "Jadi mudah-mudahan bisa dibantu baik perobatan maupun, biaya, bisa langsung ke beliau, atau melalui rekening yayasan peduli generasi Lampung," jelasnya.

EDITOR

Firman Luqmanulhakim

TAGS


KOMENTAR