BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Tuberkulosis (TBC) yang juga dikenal dengan TB adalah penyakit infeksi akibat kuman Mycobacterium tuberculosis. TBC akan menimbulkan gejala berupa batuk yang berlangsung lama (lebih dari 2 minggu), biasanya berdahak, dan terkadang mengeluarkan darah. Kuman TBC tidak hanya menyerang paru-paru, tetapi juga bisa menyerang tulang, usus, atau kelenjar. Penyakit ini ditularkan dari percikan ludah yang keluar penderita TBC, ketika berbicara, batuk, atau bersin. 
Petugas Teknis Program TBC Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, dr. Rakhmi Rafie mengatakan bahwa penyakit TBC merupakan penyakit berbahaya. Indonesia menjadi negara urutan ketiga peringkat penyakit TBC terbanyaka di dunia. Maka dari itu semua masyarakat harus lebih peduli terhadap penyakit ini.
"Apabila masyarakat mengalami gejala TBC seperti batuk selama 2 minggu, berat badan turun karena tak nafsu makan maka jangan takut berobat kedokter," katanya saat talkshow kesehatan di SAI 100FM News & Entertainment bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Bandar Lampung bersama Lampung Post, Jumat (26/7/2019).
Ia mengatakan pencegahan penyakit TBC ini harus dilakukan dengan cara menjaga pola hidup yang sehat, rutin berolahraga, tempat tinggal harus mendapatkan sinar cahaya matahari yang baik, gunakan masker saat berakivitas dan konsumsi makanan yang bergizi. Pihaknya terus menggalakan gerakan TOSS yakni Temukan TBC Obati Sampai Sembuh.
"TBC bila tidak ditangani secara tepat maka bisa berakibat kematian," kata Akademisi Kedokteran Universitas Malahayati. 
 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR