BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Di era digital saat ini, minat anak untuk membaca buku pelajaran ataupun buku umum semakin menurun. Anak usia sekolah, mulai dari jenjang sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA), lebih menyukai gawai atau telepon pintar untuk menemani keseharian mereka.
Untuk mengembalikan minat baca anak-anak usia sekolah, penerbit buku, PT Erlangga, menggelar Erlangga Reading Day yang dilakukan di sekolah-sekolah mulai dari tingkat SD, SMP, hingga SMA. "Saat ini fenomena yang terjadi adalah buku bacaan tertinggal jauh dibanding gadget yang canggih. Selaku perusahaan yang mengedepankan ilmu pengetahuan, kami terdorong untuk kembali membangkitkan minat baca siswa khususnya di Kota Bandar Lampung," ujar Super Visor Penerbit Erlangga Sherly Fiter, Sabtu (30/9/2017), di SDN 1 Kedaton, Bandar Lampung.
Seharusnya, kata Sherly, bukulah yang menjadi sumber dasar dari ilmu pengetahuan setiap siswa. Dia  menerangkan Erlangga Reading Day merupakan salah satu program unggulan Erlangga yang berkerja sama dengan beberapa sekolah dari jenjang SD, SMP, dan SMA, khususnya di Kota Bandar Lampung.
Selama ini Erlangga fokus mendukung program pemerintah agar siswa siswi membiasakan membaca buku umum selain buku pelajaran selama 30 menit sebelum kegiatan belajar-mengajar berlangsung.
Pada program tersebut, tim dari penerbit Erlangga datang ke sekolah dengan membawa buku literasi dan mengumpulkan siswa dalam satu ruangan dan meminjamkan buku kepada mereka.
Pada kesempatan tersebut, selama 30 menit siswa diajak untuk membaca buku yang sudah dibagikan secara bersama-sama. Kemudian siswa diminta untuk maju satu per satu menceritakan kembali apa yang telah mereka baca di hadapan guru dan siswa lain.
"Dari seluruh siswa yang maju, kami menilai dari segi aspek keberanian, isi cerita, dan kecakapan berbicara. Sebagai bentuk apresiasi, kami memilih tiga siswa terbaik untuk diberikan hadiah atau penghargaan," ujar Sherly.
Melalui kegiatan tersebut, selain menambah wawasan dan ilmu pengetahuan, program Erlangga Reading Day juga melatih keberanian dan kecakapan berbicara siswa di hadapan orang lain.

Antusias Siswa



Serly menyebut antusias siswa mengikuti kegiatan Erlangga Reading Day sangat luar biasa. Hal itu dapat dilihat dari semangat para siswa membaca buku yang telah disediakan.
Dengan demikian, menurut dia, diharapkan semangat dan antusias siswa membaca buku dapat berlanjut dan berkesinambungan. Tidak hanya buku pelajaran, buku apa saja dapat memberikan ilmu dan wawasan kepada anak-anak yang kini tumbuh di era digital. "Kami berharap tidak hanya berhenti sampai di sini, mereka semakin terbiasa membaca buku," ujarnya.
Hingga saat ini sedikitnya ada sepuluh sekolah di Bandar Lampung yang mengikuti kegiatan tersebut. Serly menambahkan pihaknya juga membuka kesempatan untuk seluruh sekolah melakukan kegiatan serupa dan menjalin kerja sama mendukung kegiatan Erlangga Reading Day. 

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR