BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Muhammad Cahya Aditya Ramadhan (22) warga Jalan Urif Sumoharjo, Gang Sungai 7, Kelurahan Gunung Sulah, Kecamatan Way Halim, Bandar Lampung didakwa dengan pasal tipu gelap oleh Jaksa Penuntut Umum lantaran melakukan penipuan dengan modus mengaku sebagai anggota polisi Polda Lampung.

Dalam dakwaan Jaksa Maranita, perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 372 dan Pasal 378 KUHP. Perbuatan yang dilakukan terdakwa berawal saat saksi Indah Kartika berniat menjual ponsel Apple tipe iPhone X seharga Rp14 juta, dengan iklan yang dipasang di situs online.



Lalu terdakwa membuka iklan penjualan yang dimasukkan saksi korban, kemudian terdakwa membuat akun WhatsApp dengan nama dan jenis kelamin palsu yang mengaku sebagai perempuan dan mengatakan istri seorang oknum anggota polisi yang bertugas di Polda Lampung.

"Terdakwa menghubungi korban melalui WhatshApp mengaku perempuan bernama Angela yang bersuamikan anggota polisi bertugas di Polda Lampung," kata Jaksa.

Dalam percakapan melalui ponsel antara saksi korban dan terdakwa, korban mengatakan persoalan harga sudah cocok. Saksi korban kemudian disuruh menemui suaminya yang bertugas di Polda Lampung. "Mbak bisa nggak temui suamiku di Polda, soalnya dia yang ngerti cek-cek hp. Ciri-ciri mbak gimana nanti saya omongin ke suamiku, nanti suami yang menemui mbak," kata Jaksa.

Kemudian terdakwa mengatur janji untuk bertemu di Polda Lampung. Setelah saksi korban menyerahkan ponsel miliknya untuk di cek, terdakwa menyarankan untuk menunggu di Polda kemudian terdakwa pergi dengan membawa ponsel milik korban dan tak kembali lagi.

"Akibat perbuatan yang dilakukan terdakwa, saksi korban mengalami kerugian sebesar Rp14 juta," kata Jaksa.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR