TUGAS polisi dalam menjaga keamanan dan ketertiban sebuah bangsa maupun daerah sangat strategis. Tugas yang diemban ialah represif, yaitu melakukan penegakan hukum, preventif dengan mencegah, dan memelihara ketertiban.

Itulah tugas yang mencerminkan polisi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Tugas begitu berat harus dipikul orang-orang hebat dengan dukungan semua pihak. Tentunya markas yang representatif dengan fasilitas memadai juga sangat diperlukan.



Untuk itulah, Pemprov menghibahkan lahan seluas 23,7 hektare di Kotabaru, Lampung Selatan, untuk markas baru Polda Lampung. Pemprov juga turut memberi bantuan Rp35 miliar. Dana tersebut masih terbatas, sehingga butuh tambahan anggaran Mabes Polri.

Pemberian lahan untuk Polda Lampung di Kotabaru sebagai upaya peningkatan kapasitas dan kekuatan Polda usai meraih status tipe A. Polda seharusnya membutuhkan pengembangan wilayah dan fasilitas. Pembangunan markas baru tentu harus disambut baik.

Sebab, markas Polda Lampung saat ini sudah tidak memadai. Keberadaan Polda baru dekat dengan lingkungan kampus seperti Institute Teknologi Sumatera (Itera) dan Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung juga bakal berdampak positif.

Kita berharap polisi dengan perguruan tinggi bakal bersinergi. Salah satunya adalah dalam memerangi radikalisme yang juga marak di kampus. Polda dan perguruan  tinggi harus menjadi benteng terdepan penangkal kejahatan yang merasuki mahasiswa.

Terlebih, Kapolda Lampung Irjen Suntana sebelumnya mengatakan Lampung masuk lima provinsi dengan potensi radikalisme tinggi. Bahkan, di Bumi Ruwa Jurai saat ini terdapat 101 warganya yang terindikasi simpatisan ISIS tersebar di 11 kabupaten.

Pernyataan itu berdasar pada survei Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) November 2017, lima provinsi tersebut adalah Bengkulu (58,58%), Gorontalo (58,48%), Sulawesi Selatan (58,42%), Lampung, dan Kalimantan Utara (58,3%).

Kita berharap kedekatan Polda dengan lingkungan kampus menjadi kekuatan besar menangkal radikalisme di Bumi Lampung. Kampus dengan dukungan para cendekia di dalamnya juga dapat menjadi tenaga ekstra bagi Polda memecahkan masalah sosial di Lampung.

Para pelaku kejahatan di era kekinian pun makin canggih dalam melancarkan aksinya dengan memanfaatkan teknologi.

Kita berharap kolaborasi dengan lingkungan kampus menjadikan kepolisian di Lampung kian tanggap menghadapi perubahan zaman. n

PENULIS

Tim Redaksi Lampung Post

TAGS


KOMENTAR