BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Ketua Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Lampung M Yusuf Sulfarano Barusman mengatakan proses Pemilu di Lampung tergolong yang terbaik dan tidak ada gejolak berarti.

"Itu patut kita syukur atas partisipasinya semua pihak khususnya dari penyelenggara pemilu, Polda, TNI, pemda dan masyarakat," kata di saat dihubungi Lampost.co,  Minggu (12/5/2019).



Terwujudnya hal tersebut karena komitmen semua pihak, sebab bagaiamanapun KPU tidak akan bekerja maksimal tanpa adanya pengawasan dari masyarakat. "Kita harapkan bisa diterima dengan baik oleh semua pihak, bagi yang menang maupun yang kalah kembali bersatu untuk kemajuan Lampung khususnya NKRI," imbuhnya.

Hasil pleno KPU Lampung dan quick count tidak jauh berbeda. Sebab quick count adalah metodelogi statistik yang saintifik, terlebih yang menyelenggarakan adalah lembaga yang sudah diakui, bersertifikasi, dan profesional.

"Tentu hasilnya kan tidak main-main. Bahkan di banyak negara pun menggunakan metode ini. Bukan untuk pembentukan opini, namun sebagai bentuk benchmark atau acuan bagi masyarakat melihat proses perhitungan suara selanjutnya. Alhamdulillah perhitungannya tidak berbeda dengan quick count, " kata dia.

Tokoh agama di Lampung juga mengajak masyarakat untuk bersatu padu, melupakan segala bentuk perbedaan-perbedaan yang dapat memecah belah bangsa dan negara usai Pemilu 2019.

Pendeta Indra Rimbawan, Gembala Gereja Kristen Alkitab Indonesia Lampung mengatakan Pemilu 2019 sudah berakhir dan perbedaan tetap ada. "Tetapi ingat, jadikan bahwa perbedaan bukan untuk pemecah belah. Tetapi jadikan perbedaan itu menjadi satu kesatuan yang harmonis untuk kita mewujudkan hidup yang rukun dan damai serta sejahtera di dalam Republik Indonesia," kata dia yang juga Sekretaris Umum Persekutuan Gereja-gereja dan Injil Indonesia wilayah Lampung, Minggu (12/5/2019).

Lebih lanjut dia mengajak seluruh masyarakat untuk tidak terprovokasi dengan isu-isu yang berkembang yang sengaja diciptakan untuk memecah belah umat. "Oleh sebab itu, mari bergandengan tangan dengan erat untuk mewujudkan Indonesia maju, Indonesia bersatu, dan Indonesia jaya," imbaunya

loading...

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR