BANDAR LAMPUNG (lampost.co) -- Kebersihan sebagian dari iman, hadis tersebut tidak hanya disampaikan kepada anak-anak, tetapi selalu diterapkan di Taman Kanak-kanak Salsabila Gurungterang, Bandar Lampung. Menumbuhkan rasa peduli kebersihan lingkungan sudah ditanamkan sejak dini kepada siswa oleh para tenaga pendidik.
Seperti saat mengunjungi sekolah yang berlokasi di Jalan Purnawirawan No. 45A, Gunungterang, Bandar Lampung, Selasa (19/12/2017). Para siswa dan guru tampak kompak membersihkan lingkungan sekolah. Suasana menjelang libur panjang tersebut dimanfaatkan untuk saling bergotong royong membuat lingkungan sekolah lebih bersih dan sehat.
"Kami ingin menanamkan rasa cinta kebersihan dan peduli terhadap lingkungan sejak dini pada anak-anak karena kebersihan itu sebagian dari iman," ujar Kepala TK Salsabila, Saudah Hazmi.
Menurut Saudah, kegiatan bersih-bersih lingkungan sekolah juga penting karena saat memasuki musim hujan, lingkungan sekolah harus selalu bersih agar tidak menjadi sarang nyamuk pembawa penyakit, seperti demam berdarah (DBD). Selain itu dengan lingkungan sekolah yang bersih dan sehat, anak-anak juga dapat bermain dan belajar dengan nyaman dan menyenangkan.
Melalui kegiatan bersih-bersih sekolah tersebut, Saudah menyebut setiap siswa juga secara langsung belajar mandiri dan berkerja sama dengan teman-temannya. Diharapkan terjalin sosialisasi antaranak dengan baik.
"Selain menjadi lebih cinta dengan lingkungan, anak-anak kami harapkan tumbuh menjadi sosok anak-anak yang mandiri dan disiplin," kata Saudah.
Untuk menumbuhkan kemandirian dan kekompakan antarsiswa di TK Salsabila juga kerap diadakan berbagai kegiatan, seperti lomba antarsiswa, membiasakan anak disiplin dalam baris-berbaris, hingga membimbing anak mengerjakan kegiatan ibadah.
"Kami selalu mengutamakan pendidikan agama kepada anak-anak, seperti membimbing anak salat, hingga menghafal surah-surah pendek Alquran," kata Saudah.
Saat ini, menurut Saudah, sebagian besar siswa sudah mampu menghafal banyak surah pendek Alquran, di antaranya Surah Asy-Syamsi yang cukup panjang. Pada semeter selanjutnya, siswa juga akan menghafal Surah Al-Balad.

Masa Liburan



Memasuki masa liburan, para siswa diharapkan tidak hanya berlibur, tetapi juga terus belajar dengan bimbingan orang tua di rumah. Sebab pembiasaan seperti ibadah, membaca doa, dan mengaji harus konsisten diberikan kepada anak, termasuk saat masa liburan sekolah.
"Inilah saatnya orang tua harus berperan lebih, jadi selama libur anak-anak juga harus tetap dibimbing, tidak berarti libur itu anak tidak belajar," kata dia.
Orang tua perlu mengisi liburan anak dengan kegiatan yang bermanfaat dan tidak meninggalkan kegiatan belajar, sehingga saat memasuki masa sekolah anak tetap semangat belajar.
Untuk membangun kerja sama dengan para orang tua, menurut Saudah, di TK Salsabila ketika pembagian rapor dilakukan melalui kegiatan ekskul berenang dengan melibatkan para orang tua. Melalui kegiatan tersebut, para guru akan berkomunikasi dengan orang tua agar dapat mempersiapkan masa liburan anak dengan berkualitas. 

loading...

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR