KOTAAGUNG (lampost.co) -- Dalam memberikan pendidikan pada anak usis dini, Taman Kanak-kanak (TK) Fransiskus Gisting, Tanggamus, mengutamakan pembentukan karakter siswanya. Salah satu karakter yang paling ditekankan kepada para siswa adalah menjadi pribadi yang mampu menerima perbedaan atau memiliki sikap toleransi.
Kepala TK Fransiskus, Gisting, Krispina, mengatakan pembentukan karakter merupakan hal pokok yang harus diprogramkan dalam pendidikan anak usia dini. Khusus untuk memupuk sikap toleransi, pihaknya berusaha untuk memberikan pengertian bahwa tidak ada yang salah pada perbedaan kepada siswa. Sikap tersebut harus dimiliki pada diri setiap orang guna mencapai kedamaian dan kerukunan hidup.
"Kami berusaha memberikan pemahaman dan mencontohkan sikap toleransi dan tenggang rasa. Bagi kami ini merupakan suatu hal yang perlu ditanamkan sejak dini," kata dia, Jumat (6/10/2017).
Meski sebagai sekolah Katolik, TK Fransiskus juga menerima siswa beragama lain, seperti Islam, Hindu, Buddha, dan Protestan. Menurut Krispina itu merupakan suatu pembelajaran yang baik bagi siswa untuk dapat bergaul meski berbeda latar belakang kepercayaan.
Selain memupuk sikap toleransi, sekolah ini juga menerapkan enam aspek pendidikan lain dalam program belajar siswanya, meliputi agamais, sosial emosional, bahasa, kognitif, motorik, dan seni. Sebab, diharapkan anak tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga mencakup dari segi psikomotorik, sosial, dan moral.
"Anak-anak usia dini yang bersekolah di sini diajarkan kemandirian serta tidak merampas hak milik orang lain," ujarnya.
Untuk menerapkan kemandirian itu, anak dilatih mengambil semua peralatan bermain dan belajarnya secara mandiri. Selain itu, pada awal sekolah, orang tua juga hanya diperbolehkan menunggu anaknya pada jam belajar selama sepekan. Lewat dari jangka waktu itu, orang tua murid dipersilakan menunggu di luar. Hal itu juga dilakukan sebagai upaya melatih kemandirian anak.
Krispina menjelaskan TK Fransiskus Gisting berdiri pada 1972, kini menjadi salah satu TK yang kerap memperoleh prestasi baik di tingkat kecamatan, kabupaten, maupun Provinsi Lampung. Saat ini TK Fransiskus tengah bersiap mewakili Kabupaten Tanggamus, dalam lomba unit kesehatan sekolah di tingkat provinsi.
TK Fransiskus terus berupaya menjadi sekolah yang nyaman dan menyenangkan bagi siswa. Sekolah itu kini memiliki fasilitas penunjang yang lengkap, mulai dari aula, kantor guru dan kepala TK, perpustakaan, ruang ibadah, ruang belajar, toilet siswa dan guru, serta ruang dapur hingga ruang tunggu.
Krispina menambahkan lahan belakang sekolah kini dimanfaatkan sebagai taman bunga dan warung hidup yang dapat digunakan sebagai sarana belajar siswa dalam mengenali tanaman bergizi yang diperlukan dalam usia tumbuh kembang. 

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR