KOTABUMI (Lampost.co)--Dua oknum anggota LSM dan wartawan mingguan di Wilayah Lampung Utara terjaring oprasi tertangkap tangan (OTT) oleh petugas karena diduga melakukan pemerasan terhadap seorang dokter menjabat kepala Puskesmas di daerah itu, Senin (23/7/2018) pukul 16.00 WIB.
Dari oprasi tertangkap tangan itu, petugas menyita barang bukti uang tunai Rp10 juta dan tiga buah Hp serta 6 buah kartu pers berikut cap setempel surat kabar minguguan. 
Kedua oknum LSM yakni Nop (40), warga jalan Gotong-royong, Kelurahan Tajungiman, Kotabumi Selatan dan Bas (41), warga jalan Pelangi Kelurahan Tajung Harapan, Kotabumi Selatan, Lampung Utara itu, kini masih menjalani pemeriksaan aparat kepolisian setempat. 
Kapolres Lampung Utara AKBP Eka Mulyana Kapolres Lampung Utara melalui AKP Syahrial kepada Lampost.co, mengatakan kedua oknum LSM dan wartawan minguan itu tertangkap tangan ketika sedang melakukan pemerasan terhadap kepala Pukesmas Bukitkemuning yaitu Dr. Dian Maulia (38), di salah satu tempat rumah makan Tenda Biru, Kebang Tajung Abung Selatan, Lampung Utara. 
"Kini kedua oknum LSM dan wartawan itu, berikut barang bukti uang tunai Rp10 juta hasil pemersan telah diamankan guna prose penyidikan lebih lanjut," ujarnya. 
Dia mengatakan, modus yang dilakukan kedua  dua tersangka dengan cara medatangi korban dan mengacam akan membuka data tentang masalah  agaran rutin di pukesmas tempat korban berkerja. Kalau tidak mau dibukan tetangan masalah angaran rutin maka korban harus menyesian uang Rp67,5 juta. "Karena kerap ditakuti dan diancam, maka korban menjanjikan akan memberi uang dan janjian bertemu di salah satu rumah makan dan petugas yang mengetahui  hal itu langsung mengamnkan kedua orang oknum LSM dan wartawan minguan tersebut. 
"Saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan dan tidak menutup kemungkinan masih banyak korban kepala puskes lainya atas perbuatan mereka itu,"kata kasat. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR