Jakarta (Lampost.co) -- Slank untuk pertama kalinya sebagai musisi yang menggunakan venue Livespace besutan Citilive Event yang baru melakukan soft opening pada Jumat, 27 Juli 2018.

Dalam aksi panggungnya, nyawa Slank tampak utuh dengan formasi lengkap. Abdee ikut bergabung ke atas panggung saat Slank membawakan lagu Terlalu Manis.

"Tadi dia (Abdee) di belakang-belakang lalu minta di tengah," kata Kaka di sela aksi panggungnya membawakan lagu Terlalu Manis.

Selain kehadiran Abdee, panggung Slank tampak riuh dengan teriakan Slankers saat Bimbim membawakan lagu Indonesiakan Una.

"Tentang masa depan Indonesia. Semoga enggak ada lagi orang yang bisnis rumah sakit, semoga enggak ada lagi yang bisnis sekolahan. Apapun yang terjadi tetap peace," kata Bimbim diiringi permainan keyboard Ivan.



Slank memang dikenal kritis melihat kinerja pemerintah. Mereka berani mengutarakan kritik melalui beberapa lagu yang secara militan spontan dibawakan oleh Slankers seperti lagu Birokrasi Kompleks, Kritis BBM, Gosip Jalanan, Aktor Intelektual (Who Are They), Feodalisme (Warisan Kompeni), Kampungan dan Kalau Aku Jadi Presiden.

Setidaknya Slank menghibur penonton selama kurang lebih dua jam dengan 17 repertoar. Beberapa gimmick tidak henti-hentinya ditampilkan. Seperti saat membawakan lagu Garuda Pancasila, Kaka turun ke bawah panggung menyapa penggemar hingga menarik beberapa perempuan beraksi bersama di atas panggung.

"Mungkin ada yang baru pulang dari kantor mudah-mudahan kita bisa jadi pil antistres. Saya enggak punya pil lain kecuali antistres," Kaka.

Jelang aksi panggung berakhir, Kaka kembali berujar tentang kritik soal media sosial.

"Kalau di media sosial ada yang suka ngajak berantem, ngadu domba, jangan diladenin tapi kita blok ramai-ramai. Tapi sebelum blok kita hashtag ini dulu, Palalopeyank," kata Kaka.

Slank menutup aksinya dengan lagu Kamu Harus Pulang.

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR