MALAM itu, Kedai Warung Tani, di Bandar Lampung lebih ramai dari hari biasa. Musik mengalun dari sudut panggung. Lagu-lagu disenandungkan musisi lokal secara bergantian dalam acara Singer Song Writer yang diadakan oleh Awan Sumatera Event Organizer.

Salah satu musisi yang tampil meramaikan panggung adalah Mekarmaya. Seorang solois yang sudah cukup dikenal di kalangan musisi Lampung. Pemilik nama asli Antonius Rias Krisna Putra itu menjadi satu dari tujuh bintang tamu yang menghibur penonton.



Mekarmaya tampil membawakan lagu Spontan, mengawali penampilan pertama, dilanjutkan dengan lagu Gairah. Lagu Gairah menceritakan tentang sosok pria yang mencintai seorang perempuan.

"Lagu tersebut menggambarkan seorang cowok di kelas yang suka sama cewek. Tapi cowoknya menjadi bahan bully teman-temannya, tetapi dia tetap suka dengan cewek itu. Saya yakin masih ada kisah seperti itu," ujar Mekarmaya.

Sukses membawakan dua lagu di awal penampilannya, Mekarmaya kembali menghibur saat membawakan lagu ke tiga berjudul Mamafia. Solois yang mengusung genre musik pop fantastik itu cukup sukses di belantika musik lokal. Terbukti lagu-lagu ciptaan Mekarmaya banyak dibawakan oleh band maupun musisi lain di Lampung.

"Awalnya saya banyak menciptakan lagu untuk orang, hingga berpikir untuk membawakan lagu sendiri juga, yang terkadang saya bawakan cara spontan," ujar pria berambut panjang itu.

Mekarmaya berharap karya-karya musiknya selama ini bisa dinikmati oleh pencinta musik di, khususnya di Lampung.

Luncurkan Album

Sukses menciptakan singgel-singgel lagu karyanya, Mekarmaya menargetkan segera meluncurkan album perdananya. Ia juga berkeinginan menularkan virus semangat menjadi musisi ke kota-kota besar lain di Indonesia dalam rangka tur albumnya. Daerah seperti Jawa Tengah, Jawa Barat, Jakarta, dan Bengkulu menjadi target saat melakukan tur.

Mekarmaya menambahkan sebagai seorang musisi indie, dia berkeinginan menciptakan lagu-lagu yang lebih ringan sehingga mudah diterima semua masyarakat. Seperti lagu dengan lirik yang sederhana.

"Setiap orang punya cara untuk bisa menikmati karya dan saya ingin menciptakan lirik yang lebih sederhana, supaya lebih mudah dinikmati, dan bukan sekadar indie," ujar dia.

BERITA LAINNYA


EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR