BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Foodware Medina memberikan pilihan kepada penggunaan tempat menyimpan makan dan minuman kepada yang halal. Hal itu dalam mendukung gaya hidup syariah pada kenutuhan masyarakat akan produk foodware halal dan aman.

Nasional Channel Development Medina, Sudarno menjelaskan saat ini perkembangan gaya hidup halal suatu keharusan. Terbukti dari munculnya produk bersertifikat halal yang tidak hanya makanan, tetapi produk lain yang berhubungan dengan konsumsi makanan atau yang tidak berhubungan dengan konsumsi makanan.



"Gaya hidup halal itu sangat penying diterapkan pada penggunaan foodware plastik halal. Untuk mendukung gaya hidup itu, Medina pun hadir sebagai foodware plastik pertama di Indonesia yang memiliki sertifikat halal dari MUI sebagai jawaban kebutuhan masyarakat untuk produk halal dan aman," kata Sudarno kepada Lampost.co, Kamis (30/8/2018).

Menurutnya, produk halal itu dikeluarkan dengan dasar dari hasil penelitian foodware berbahan plastik saat terkana panas maka zat-zat didalam peoduk itu akan larut kedalam makanan. Namun, kini khususnya kaum muslim yang mencari foodware halal memiliki solusi dari Medina. Sevab, bahan yang digunakan tidak mengandung unsur haram didalamnya.

"Kalaupun ada bahan yang terlarut baik dari warna atau plastiknya kedalam makanan, tidak akan membuat ragu dan yakin makanannya tetap halal. Tapi kami tidak menghukum produk lainnya tidak halal, tetapi Medina bisa diketahui secara pasti dari kepemilikan sertifikat halal MUI itu," ujarnya.

Dia melanjutkan, pada umumnya dalam foodware mengandung nabati dan hewani, yaitu sapi atau babi. Namun, khusus Medina sejak mulai diproduksi pada 2017 lalu terbukti dan dijamin tidak menggunakan unsur babi, seperti produk tumbler , toples, tempat penyajian makanan, tempat penyiapan makanan, botol minum anak, dan tempat bekal anak.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR