BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Mulai beroperasinya 10 bus bantuan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub), kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung, untuk memberikan pelayanan jalur transportasi darat sejak 1 April lalu perlahan mulai dirasakan oleh warga Kota Tapis Berseri.

Jalur atau rute yang dilalui oleh bus itupun telah diatur oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Bandar Lampung, yaitu mulai dari Terminal Rajabasa - Terminal Panjang, dengan melalui jalur kota.



Kepala Dishub Bandar Lampung Ahmad Husna menerangkan bagi warga Bandar Lampung untuk menaiki dan merasakan pelayanan bus trans itu hanya cukup menunggu pada halte yang telah disediakan. “Untuk rincian jalur dan jalan mana saja yang dilalui oleh bus trans ini,  yaitu mulai dari terminal Rajabasa melintasi Jalan ZA. Pagaralam - Jalan Teuku Umar masuk ke Jalan Raden Intan - Jalan Diponegoro,” ujar Husna, beberapa waktu lalu.

Kemudian, masih kata Husna, dari Jalan Diponegoro, bus Trans Bandar Lampung akan melewati Jalan Malahayati belok kiri ke Jalan Yos Sudarso kemudian sampai pada Terminal Panjang. “Dan Kembalinya juga seperti itu melewati Jalan Yos Sudarso, lewat di Toko Yenyen, belok kanan ke atas melewati kantor Polda kemudian melewati jalan berangkat yang tadi,” jelasnya.

Selain itu, menurut Husna secara keseluruhan kesiapan dari seluruh halte bua trans yang berjumlah 28 telah siap 100 persen. “Karena seluruh mobil bus kita jalankan,  jadi penumpang hanya cukup menunggu bus sekitar 10 sampai 15 menit, bus akan lewat dan berhenti ditiap halte yang ada,” ujar dia.

BERITA LAINNYA


EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR