LIWA (Lampost.co) -- Dalam sehari dua rumah ibadah di Lampung Barat di satroni maling. Kejadian itu berlangsung saat lampu mati pada Sabtu (25/8) lalu di masjId Baiturrahim kompleks Pemkab Lambar Kelurahan Way Mengaku dan di Masjid Al Taqwa Kelurahan Way Mengaku, Kecamatan Balikbukit, Lampung Barat.

Ketua pengurus masjid Baiturrahim Danang Hari Suseno, Minggu (26/8/2018) mengatakan peristiwa pencurian itu terjadi pada Sabtu (25/8/2018).



Pencuri mengambil amplifier, mixer dan dua buah microphone yang biasa digunakan untuk keperluan sarana ibadah bagi jemaah di masjid itu.

Danang menjelaskan, peristiwa pencurian tersebut baru diketahui ketika pihaknya hendak menggunakannya untuk mengumandangkan adzan salat zuhur.

Aksi pencurian itu kira-kira berlangsung antara pukul 10.00 hingga 12.00 WIB ketika sedang mati listrik.

Dia menambahkan aksi pencurian di sekitar masjid ini sudah sering terjadi. Hal ini membuat pihaknya sebagai pengurus telah memasang Close Circuit Television (CCTV) atau kamera pemantau dalam rangka antisipasi. Akan tetapi ada kemungkinan pelaku pencurian itu telah mengetahui keberadaannya. Karenanya pelaku beraksi saat lampu padam sehingga kamera CCTV secara otomatis juga tidak dapat berfungsi.

Bahkan sebelumnya, kata dia, aksi pencurian dengan modus memecah kaca mobil terhadap warga yang sedang salat juga pernah terjadi di masjid ini.

Karena itu, pihaknya berharap pihak petugas segera menindaklanjuti agar pelakunya dapat segera terungkap. Sebab aksi pencurian itu sangat merugikan bahkan akan terus berlangsung jika tidak segera ditindaklanjuti.

Karena, kata dia, petugas juga sudah mengetahui kejadian ini bahkan sudah datang ke lokasi untuk mengeceknya meskipun pihaknya secara resmi baru akan melaporkannya pada Senin (27/8/2018).

Aksi pencurian di hari itu ternyata juga terjadi masjid Al Taqwa Kelurahan Way Mengaku. Di masjid ini, warga masjid juga kehilangan pengeras suara. Namun pihak pengurus masjid itu tidak mengetahui secara jelas waktu kejadianya. Karena warga baru mengetahui ketika hendak menggunakannya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR