LEBAH biasanya bersarang di suatu tempat setelah sang ratu lebah lebih dulu memilih tempatnya. Sarang mereka tidak sembarang tempat, tetapi mengikuti selera ratunya.

Iya kidah, kik aga matik mengingok, tinjuk pai khatuni (Iyalah... kalau mau memelihara lebah, tangkap dulu ratunya).



Namun, seorang wanita muda Taiwan yang berharap dirawat karena mengidap infeksi sederhana, ternyata menjadi sarang lebah. Saat ke dokter, wanita berusia 29 tahun diberi tahu serangga-serangga tersebut berpesta pora di genangan air matanya.

Menurut CTS News, perempuan itu telah merawat makam anggota keluarga dan mencabut rumput liar saat merasakan sesuatu masuk ke mata. Namun, dia menganggap hanya tanah, sehingga hanya mencucinya. Ternyata lebah.

Ana kidah... kik nyengat mak dacok ngeliak de niku. Wat-wat gawoh (Na... kalau menyengat, bahkan tidak bisa melihat kamu).

Menganggap itu hanya tanah, dia mencucinya dengan air, tetapi pada malam hari sudah mulai membengkak dan dia merasakan amat sakit di bawah kelopak matanya.

Di rumah sakit keesokan paginya, Hung telah mencurigai adanya infeksi, tetapi ketika dia melihat mata He melalui mikroskop, dia melihat kaki-kaki kecil lebah menggeliat di salurannya, di mana mereka memakan uap air dan garam dari air matanya.

Penglihatannya dan nyawa lebah itu, diselamatkan oleh fakta bahwa dia tidak menggosok matanya.

Lebah kecil, yang dikenal sebagai Halictidae atau lebah keringat", tertarik pada keringat manusia dan ditemukan di seluruh dunia. Mereka biasanya tidak agresif dan menyengat hanya jika disentuh. Hung mengatakan pada konferensi pers bahwa lebah keringat biasanya bersarang di gunung dan dekat kuburan yang menjelaskan bagaimana mereka bersentuhan dengan He.

BERITA LAINNYA


EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR