KALIANDA (Lampost.co) -- Masyarakat Kecamatan Sragi, Lampung Selatan, menyerbu pasar murah yang digelar Pemkab Lamsel di Desa Kualasekampung, Rabu (8/5/2019). Kehadiran pasar murah itu dalam rangka menstabilkan harga kebutuhan pokok.

Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan (Ekobang) Setkab Lampung Selatan Mulyadi Saleh mengatakan pasar murah membantu meringankan beban kebutuhan pokok masyarakat di Kecamatan Sragi. Dimana, harga yang ditawarkan lebih murah mencapai 10-15 persen dibandingkan harga pasaran. "Pasar murah ini merupakan langkah Pemerintah untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok. Disamping itu, untuk memberi warni bagi suplayer agar tidak memanfaatkan momen hari besar untuk mencaei keuntungan besar," kata dia. Rabu (8/5/2019).



Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagind) Lamsel, Qorinilwan mengatakan pasar murah tersebut telah dilaksanakan di tiga Kecamatan, yakni Kalianda, Katibung dan Sragi. Adapun komoditas yang ditawarkan diantaranya beras, minyak goreng, tepung, gula pasir, telur, susu, bawang merah, bawang putih, cabai rawit, dan berbagai komoditas lainnya.

"Dalam pasar murah itu menggandeng sejumlah perusahaan yang ada di wilayah Kabupaten Lampung Selatan seperti Bumi Waras, PTPN 7, PPI, Indomaret, Indofood, serta sejumlah pelaku usaha dan dinas instani terkait," kata dia.

Daftar sembako dan harga yang dijual diantaranya daging sapi dijual Rp95.000 per kg, ikan lele Rp17.000 per kg, telur ayam Rp22.000 per kg, gula pasir Rp25.000 per 2 kg, minyak goreng kemasan 2 liter Rp21.900, bawang putih Rp56.000 per kg, bawang merah Rp28.000 per kg, sirup Rp9.000 per botol, ikan asin gabus laut Rp15.000 per kg, cabai merah Rp20.000 per kg, beras premiun Rp10.000 per kg, beras polos Rp9.000 per kg, dan gas elpiji ukuran 3 kg Rp16.500.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR