KALIANDA (lampost.co) -- Masyarakat Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan, meminta pembentukkan satuan tugas (satgas) anti hoaks untuk memerangi berita bohong dan ujaran kebencian yang sedang marak terjadi.

Satgas anti hoaks itu melibatkan masyarakat hingga ke pelosok-pelosok. Sehingga bisa lakukan pendeteksian dini terhadap informasi bohong dan ujaran kebencian di media sosial. Sehingga upaya menghasut dengan tujuan memecah belah bangsa tidak terjadi. "Maksudnya jangan sampai berita bohong memakan korban." kata Wiyono (42) Kamis (16/3/2018).



Dibentuknya Satgas anti hoaks merupakan keseriusan pihak kepolisian untuk perangi ujaran kebencian dan berita bohong. Masyarakat sangat mendukung Kepolisian dalam upaya menciptakan keamanan dan ketertiban. "Sebelumnya sudah banyak dibentuk, tidak salah kalau satgas anti hoaks juga dibentuk," katanya.

Usulan mengenai dibentuk Satgas anti hoaks itu disampaikannya pada penyuluhan dan pembinaan Kamtibmas yang dihadiri Kasat Binmas Polres Lampung Selatan, di Desa Sidodadi, kecamatan setempat. "Usulan ini akan saya sampaikan ke pimpinan terlebih dahulu," kata Kasat Binmas Polres Lampung Selatan, AKP Kurmen Rubiyanto.

EDITOR

Abdul Gofur

TAGS


KOMENTAR