KRUI (Lampost.co)--Masyarakat di Pekon Pemerihan, Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat mengharapkan pemerintah membangun bendungan dan saluran irigasi untuk sumber air sekitar 300 hektare lahan sawah tadah hujan yang ada.

Pasalnya, 90 persen masyarakat di tempat itu mengandalkan pertanian dan perkebunan, khusus untuk pengairan sawah, kata Peratin Pekon Pemerihan, Dahril, Rabu (6/9/2017).



Pihaknya sudah kerap mengusulkan agar adanya sumber air untuk irigasi sekitar 300 hektare sawah di wilayah itu, mengingat selama ini lahan pertanian yang ada hanya bisa digarap saat musim hujan saja. Bahkan jika hujan terus-terusan turun malah sering banjir, sehingga hasilnya tidak maksimal.
"Setiap ada kesempatan sering kami sampaikan di Musrenbang tingkat kecamatan dan kabupaten soal pembangunan bendungan dan saluran irigasi ke lahan pertanian di wilayah ini. Kami juga meminta agar bantuan pupuk dan bibit pertanian untuk para petani di wilayah ini," kata dia.

Sebelumnya menurut informasi yang dihimpun ada usulan warga dan wacana pemerintah untuk membangun bendungan Way Mahnay yang berada diantara wilayah Kecamatan Krui Selatan dan Pesisir Selatan, beserta saluran irigasinya, yang nantinya diproyeksikan akan mampu mengairi ribuan hektare areal pertanian di sebagian wilayah Kecamatan Pesisir Tengah, Kecamatan Krui Selatan, dan sebagian wilayah pertanian kecamatan Pesisir Selatan. Namun, hingga kini belum terwujud.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR