PESAWARAN (Lampost.co) -- Dilibatkannya personel TNI dan Polri, dalam mengatasi dan menanggulangi kebakaran hutan dan lahan, Komando Distrik Militer (Kodim) 0421/LS, minta peran aktif masyarakat dalam mengatasi permasalahan Karhutla.

Danramil 421-02 Gedongtataan Kapten Inf Sugeng Pamuji mewakili Dandim 0421/LS Letkol Kav Robinson Octavianus Bessie, mengatakan sejauh ini pihaknya sudah melakukan pengecekan ada atau tidaknya titik titik hotspot di Kabupaten Pesawaran.



"Setelah kita melakukan pengecekan, tidak ada titik hotspot di Pesawaran, tapi itu bukan menjadi acuan kita untuk bersantai, karena kita juga terus melakukan patroli gabungan yang di dalamnya ada pihak kepolisian, kehutanan, TNI dan Pemda, langsung ke lokasi, seperti ke lahan lahan milik warga, ataupun ke Taman Hutan Rakyat (Tahura) Wan Abdurahman register 19 sampai 21," jelasnya, Kamis 19 September 2019.

Ia juga mengaku, sudah meminta para Babinsa yang berada di desa desa, agar lebih cekatan ketika ada laporan mengenai Karhutla. "Warga yang mengetahui adanya kebakaran, bisa langsung melaporkan ke Babinsa ataupun Bhabinkamtibmas, agar segera ditindaklanjuti sehingga kebakaran tidak meluas," paparnya.

"Dan kita juga sudah mengingatkan masyarakat, agar tidak membakar lahan dan membuang puntung rokok sembarangan, kalaupun ingin membakar sampah di lahan, ya ditunggu jangan ditinggal tinggal," pungkasnya. 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR