KALIANDA (Lampost.co) -- Masyarakat Desa Banyumas, Kecamatan Candipuro, Lampung Selatan, usai mengalami serangan penyakit diare massal, sudah menjalankan aktivitas seperti biasa.

Kepala Desa Banyumas, Gunawan menjelaskan setelah sembuh dan masa pemulihan, warga sekitar sudah kembali beraktivitas seperti biasa. "Alhamdulillah, sudah sehat semua tidak ada keluhan lagi," kata dia, Senin (16/7/2018).



Keseluruhan korban yang menderita diare di duga berasal dari makanan di tempat pesta perkawinan sebanyak 470 orang, paling banyak warga Dusun II Sukamaju, desa setempat. "Paling banyak Dusun Sukamaju, karena yang menggelar hajatan warga setempat.," ujarnya, Senin (16/7/2018).

Dijelaskannya, masyarakat setempat menerima dan ikhlas terhadap musibah yang mereka alami, sehingga tidak ada tuntutan ke ranah hukum.
"Semua menyadari ini musibah, tidak ada saling tuntut," kata dia.

Kepala Puskesmas Candipuro, Sunardi mengatakan semua masayarakat yang terserang diare sudah pulih dan sehat. "Sudah sehat semua tidak ada yang datang berobat lagi," ujarnya.

Untuk hasil laboratorium, sampel makanan yang diambil dari tempat hajatan pesta perkawinan salah seorang warga Desa Banyumas, belum keluar. "Tadi sudah saya tanya ke Dinas Kesehatan kabupaten, belum keluar, katanya hari Kamis," ujarnya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR