KALIANDA (Lampost.co) -- Masyarakat Desa Banyumas, Kecamatan Candipuro, Lampung Selatan, yang terserang diare yang diduga dari makanan yang mereka makan di tempat pesta perkawinan tidak akan menuntut atau mengurusnya ke ranah hukum.

Mereka ikhlas menerima yang dialami sebagai musibah dan tidak akan menuntut tuan rumah hajatan pesta pernikahan. "Semua warga yang kena musibah ikhlas dan tidak menuntut," kata Kepala Desa Banyumas, Gunawan, kepada Lampost.co, Minggu (8/7/2018).



Warga desa setempat yang terserang diare sudah pulang dari tempatnya di rawat yakni rumah sakit, puskesmas dan klinik kesehatan. Kondisi mereka pada umumnya sudah membaik dan saat ini sedang dalama kondisi masa pemulihan.

"Sisa dua orang, tadi saya jemput ke rumah sakit Bob Bazar Kalianda sebanyak enam orang," ujarnya.

Mewakili masyarakat desa, kata dia, mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh pihak yang ikut memabantu menangani ratusan warga yang terserang diare.
"Saya mewakili masyarakat berterima kasih banyak kepada pak bupati, Dinas Kesahatan dan seluruh pihak yang ikut membantu kemarin," ujarnya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR