PANARAGAN (Lampost.co) -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) melakukan penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) dan bahan kampanye pada masa tenang (14 - 16 April 2019). Penertiban dilakukan serentak di 9 kecamatan se-kabupaten setempat, Minggu (14/4/2019)

Penertiban melibatkan anggota Satpol PP, Panwascam, dan PPL di masing-masing wilayah untuk melepaskan APK dan bahan kampanye yang dipasang oleh peserta Pemilu pada masa kampanye sedari 23 September 2018 sampai dengan 13 April 2019.



"Semua yang terdapat unsur citra diri peserta pemilu tahun 2019 mulai hari ini sudah tidak boleh dipasang, termasuk bendera partai politik. Kecuali, dikantor DPD/DPD partai politik. Semuanya harus dilepaskan," kata Ketua Bawaslu kabupaten setempat, Midiyan, Minggu (14/4//2019).

Disamping itu, Midiyan juga menjelaskan kampanye di masa tenang bisa dikenai sanksi pidana Pemilu sesuai ketentuan Pasal 492 Undang-undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun dan denda paling banyak Rp12 juta.

loading...

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR