KALIANDA (Lampost.co)-- Memasuki masa tahapan kampanye pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak gelombang III, sejumlah calon kepala desa (Kades) di Kecamatan Palas, Lampung Selatan, mulai tebar alat peraga kampanye (APK), seperti banner, baliho dan stiker. Berdasarkan pantauan Lampost.co, sepanjang jalan poros Kecamatan Palas tepatnya di Desa Sukaraja ada beberapa banner dari salah satu Calon Kades yang berkompetisi pada ajang Pilkades 2019.

Plt. Kasubbag Pemerintah Desa dan Kelurahan Bagian Otda Lamsel, Rudi Akbarta mengatakan tahapan masa kampanye Pilkades serentak gelombang III telah di mulai sejak Selasa--Jumat (21-31/5/2019). Meski demikian, mekanisme tahapan kampanye sepenuhnya dilaksanakan oleh Panitia Desa. "Tahapan kampanye sudah dimulai. Dimana, kegiatan untuk bersosialisasi ini selama 10 hari yang telah dimulai Selasa (21/5/2019) lalu. Mekanisme tahapan masa kampanye ini tidak jauh beda dengan Pemilihan Umum (Pemilu)," kata dia melalui sambungan telpon, Jumat (24/5/2019).



Menurutnya, tahapan masa kampanye itu harus mengacu pada Permendagri nomor 112 tahun 2014 tentang Pilkades, Permendagri nomor 65/2017 tentang perubahan pertama atas Permendagri nomor 112/2014 tentang Pilkades. "Dalam kampanye Pilkades, Calon Kades dilarang untuk saling menghujat, saling menjelekkan, dilarang menjanjikan atau memberikan uang. Kemudian, kampanye tidak boleh di masjid, gedung pendidikan dan sarana prasarana milk pemerintah," kata dia.

Rudi menyebutkan calon kades diperbolehkan untuk menyebarkan APK, berupa banner, spanduk, stiker atau lainnya. "Untuk mekanisme pelaksanaannya diserahkan langsung ke Panitia Desa. Misalnya pembagian zona pemasangan atau lokasi kampanye dan lainnya. Terpenting tidak menyalahi aturan," ujarnya.

BERITA LAINNYA


EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR