MENGGALA (Lampost.co) -- Maraknya ilegal fishing atau penyetruman ikan di sungai Way Tulangbawang, Dinas Perikanan setempat melakukan tindakan dengan melaksanakan patroli di wilayah Sungai Way Tulangbawang

Kepala Dinas Perikanan Tulangbawang Ria Kholdi mengatakan maraknya penyetruman ikan tersebut diketahui dengan banyaknya laporan masyarakat khususnya para nelayan. 



Kita lakukan tindakan tegas kepada pelaku penyetruman ini sebagai salah bentuk penindakan dan upaya cepat dengan mengerakan tim untuk patroli di sungai Tulangbawang.

Dimana menurut Ria dari upaya patroli di sungai Tulangbawang khususnya yang berada di Cakat Raya Tulangbawang telah kita lakukan dan pihaknya sengaja memulai kegiatan tersebut sejak pukul 00.00 WIB dini hari dengan menggunakan kapal besar patroli untuk langsung menangkap para pelaku ilegal fishing yang sudah merusak baik ikan ikan di Tulangbawang maupun merusak lingkungan Tulangbawang.

“Karena para pelaku ilegal fishing ini mereka mulai mencari ikan dengan alat setrum itu pasti mulai sejak jam 12 malam hari sampai subuh maka dari itu kami sejak pertengahan malam sudah sengaja mengintai para pelaku. Alhamdulillah tepat jam 06.00 pagi, kami berhasil menemukan para pelaku ilegal fishing tersebut di sungai Cakat Raya Tulangbawang,” katanya.

Sebagai fakta, belum lama ini Tim Pengawas Dinas Perikanan Kabupaten Tulangbawang berhasil mengamankan satu paket alat perlengkapan (ilegal fishing) berupa alat setrum berskala 5.000 voltase yang digunakan oleh pelaku ilegal fishing di sungai Cakat Raya.

"Namun sangat disayangkan, saat akan dilakukan penangkapan sang pelaku ilegal fishing berhasil kabur. Namun barang bukti berupa satu paket alat setrum ikan berhasil diamankan," kata dia.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR