KAZAN (Lampost.co)--Diego Armando Maradona tertarik kembali melatih timnas Argentina. Ia bahkan rela tidak mendapat bayaran.
Penampilan tim Tango selama Piala Dunia 2018 sangat tidak meyakinkan. Lionel Messi cs ditahan imbang Islandia 1-1, kemudian digasak Kroasia 0-3 di laga kedua.
Argentina bisa lolos ke 16 besar berkat kemenangan penting 2-1 atas Nigeria di pertandingan pamungkas babak grup. Sayang, di fase knock-out, anak asuh Jorge Sampaoli itu tumbang menyesakkan dari Prancis dengan skor 3-4.
Maradona yang menonton langsung laga tersebut mengaku sangat sakit hati melihat negara tercintanya tumbang lebih awal dari yang diharapkan. Pria yang sempat melatih Argentina itu sampai berharap bisa kembali bermain seperti sedia kala.
"Semua orang mengira saya baik-baik saja, mereka salah. Saya sangat kecewa, hati saya terluka, jiwa saya tersayat karena saya sudah berjuang menuju ke sini dengan jersey dan bendera (Argentina)," ujarnya kepada Telesur pada acara bernama De La Mano del 10.

"Saya berdoa agar bisa bugar dan kembali bermain sepak bola. Sekarang usia saya 57 tahun, dan melihat timnas dihempaskan oleh tim yang menurut saya tidak cukup hebat, berat sekali melihat Argentina kalah dengan mudah," tambahnya.
Masa depan Sampaoli pascakegagalan di Piala Dunia, di sisi lain, belum dapat dipastikan. Isu yang tersebar menyebut federasi sepak bola Argentina bakal melepasnya.
Ketika ditanya mengenai apakah ada keinginan untuk kembali melatih Argentina, Maradona tanpa ragu mengiyakannya. Figur yang terkenal dengan gol tangan Tuhan itu bahkan bersedia melatih tanpa mendaptkan gaji.
"Ya, saya mau melatih dengan cuma-cuma. Saya tidak akan meminta bayaran," kata Maradona.
Maradona pernah menangani Argentina pada tahun 2008 sampai 2010. Ia menggantikan Alfio Basile dan pada Piala Dunia 2010 berhasil membawa Albiceleste ke babak 16 besar sebelum ditumbangkan Jerman 0-4.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR